Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 September 2023 | 03.19 WIB

Dukung Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Selesaikan PSN Tanki BBM dan LPG di Indonesia Timur

Pertamina Patra Niaga percepat proses penyelesaian Proyek Strategis Nasional di Indonesia timur. - Image

Pertamina Patra Niaga percepat proses penyelesaian Proyek Strategis Nasional di Indonesia timur.

JawaPos.com–Demi mewujudkan availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability, yang lebih baik dan efisien bagi masyarakat di Indonesia Timur, Pertamina Patra Niaga terus mempercepat proses penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan tangki BBM di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, dua (2) tangki LPG di Bima, Nusa Tenggara Barat; dan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan 3 tangki dalam proses pembangunan tersebut bisa makin memperkuat ketahanan energi dan efisiensi distribusi. Saat ini, telah selesai dan beroperasi 13 tangki BBM dengan kapasitas penyimpanan hingga 67.500 kilo liter (KL) dan 2 tangki LPG dengan kapasitas 4.000 metrik ton (MT) yang termasuk dalam PSN Pertamina Patra Niaga.

”Apalagi kita tahu, Indonesia ini negara kepulauan dengan salah satu pola distribusi energi tersulit di dunia, jadi dengan adanya storage di lokasi-lokasi Indonesia Timur ini akan sangat berdampak terhadap ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat. Pada 2023, kami akan kejar penyelesaian 1 tangki LPG di Bima,” terang Riva.

Mewujudkan ketahanan energi, Pertamina Patra Niaga percepat penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Indonesia Timur.

Tangki BBM yang telah beroperasi antara lain berada di Badas, Nusa Tenggara Barat; Waingapu, Nusa Tenggara Timur; Pare Pare, Sulawesi Selatan; lalu di Maluku tersebar di Ternate Utara, Masohi, Bula, Dobo, Labuha, Saumlaki, Namlea, dan Wayame; serta di Papua berlokasi di Merauke dan Nabire. Untuk 2 tangki LPG, saat ini yang telah beroperasi di Wayame Maluku dan Jayapura Papua.

Beroperasinya tangki BBM dan LPG itu juga dapat menjaga ketahanan energi di daerah tersebut. Tanki LPG Wayame dan Jayapura misalkan. Kedua tangki LPG itu meningkatkan ketahanan energi LPG sekitar 8-13 hari. Lalu hadirnya tangki BBM Pare Pare, bisa menyuplai sekitar 40 persen kebutuhan pertalite masyarakat setiap hari.

”Tanki BBM dan LPG yang berlokasi di kota besar ini memiliki peran penting menjadi titik suplai utama di wilayah Indonesia Timur. Selain itu kami juga hadir di Badas, Dobo, Saumlaki, Waingapu, dan Labuha, itu pulau-pulau terluar dimana kehadiran energinya bisa sangat berdampak untuk menggerakkan ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat,” jelas Riva Siahaan.

Pertamina Patra Niaga percepat proses penyelesaian pembangunan tangki BBM di Maumere, NTT dan tangki LPG di NTB dan NTT.

Selain sebagai bentuk penguatan dan efisiensi rantai distribusi energi nasional, Riva mengatakan, proses pembangunan tangki BBM dan tagnki LPG juga berdampak besar bagi industri dalam negeri serta membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

”Sekitar 37 persen komponen dan material pembangunan tangki BBM dan LPG yang bernilai sekitar Rp 298 miliar ini merupakan komponen-komponen yang dibuat oleh industri dalam negeri, ini juga membuktikan kualitas komponen dalam negeri Indonesia sudah bisa memenuhi spek dan standar beberapa komponen tangki Pertamina. Dalam prosesnya, pembangunan tangki BBM dan LPG ini juga menyerap hampir 600 tenaga kerja daerah tersebut. Pertamina berharap manfaat ini bisa terus berlanjut seiring dengan mudahnya energi yang bisa dinikmati masyarakat,” ucap Riva.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore