Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2020 | 18.05 WIB

Loyonya Dolar AS Dan Suku Bunga BI Bisa Jadi Celah Penguatan Rupiah

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika - Image

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan dapat mencuri kesempatan untuk menguat seiring dengan pelemahan dolar paman Sam. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level 14.768.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, dolar AS yang melemah terhadap mata uang regional karena pasar meragukan kelanjutan pemulihan ekonomi AS.

“Rupiah berpotensi menguat hari ini karena sentimen tersebut dengan kisaran Rp 14.750 - Rp 14.900," ujarnya dalam pesan singkatnya, Jumat (18/9).

Ariston menjelaskan, pelemahan dolar akibat dari data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS yang masih dirilis cukup besar di kisaran 860 ribu klaim. Artinya, pengangguran masih besar karena pandemi.

Selain itu, lanjutnya, keputusan BI yang kembali mempertahankan suku bunga acuan juga membantu penguatan rupiah karena perbedaan yield yang masih besar.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Kamis Kemarin (17/9/2020) berada di level Rp 14.832 per dolar. Level itu menguat dibanding pergerakan Rabu sebelumnya di level Rp 14.843 per dolar AS.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=qX9Jyh6uobg

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore