Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2020 | 19.13 WIB

Cooking Harmoni Edisi Normal Baru, Masak Enak Dari Kebun Pangan

Pengelolaan kebun pangan dapat mengelola stress masyarakat di tengah pandemi Covid-19 serta bermanfaat untuk menjadi kebun pangan keluarga. (Istimewa) - Image

Pengelolaan kebun pangan dapat mengelola stress masyarakat di tengah pandemi Covid-19 serta bermanfaat untuk menjadi kebun pangan keluarga. (Istimewa)

JawaPos.com - Sejak pandemi Covid-19 Dompet Dhuafa tingkatkan ketahanan pangan keluarga, seperti yang bergulir di wilayah Beji, Depok. " Awalnya Program Kebun Pangan Keluarga ini dilakukan untuk mensiasati kebutuhan pangan bagi keluarga yang terdampak virus Covid-19 agar bisa memperoleh kebutuhan pangan dasarnya dari halaman rumah sendiri," ujar Bambang Suherman, Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf seperti siaran pers yang diterima JawaPos.com, Senin (Minggu, 28/06).

Kehadiran Chef Aiko di tengah-tengah Kebun Pangan, dalam rangka mengajak peran masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang kosong untuk dimanfaatkan menjadi kebun pangan yang produktif, sehingga dapat mencukupi kebutuhan pangan bagi keluarga. Tidak hanya itu Chef Aiko memberikan tips-tips dalam kegiatan memasaknya dengan bahan-bahan yang mudah di dapat sekitar kebun pangan.

“Kebun pangan yang ada di lahan saya cukup untuk beberapa keluarga aja (1-2 kepala keluarga saja). Pernah sekalinya panen banyak, kami makan-makan dengan warga maupun panitia jumatan kala itu. Kesulitan kami pada program kebun pangan adanya beberapa hewan ternak yang memakan sebagian bibit sayuran yang ingin kami panen. Sejak adanya kebun pangan kami menjadi jarang belanja, sayur-mayur tinggal kami petik saja sesuai dengan kebutuhan,” ujar Retno warga penggiat Kebun Pangan di Beji, Depok.

Kebun pangan berhasil memenuhi kebutuhan pangan bagi warga sekitar, tidak hanya dalam segi kebuthan pangan, kebun pangan pun dapat mengelola stress masyarakat di tengah pandemi Covid-19 serta pemanfaatan ruang terbatas maupun lahan yang tidak terkelola secara baik, maka baik diolah untuk menjadi kebun pangan keluarga.

Photo

Kebun pangan keluarga merupakan perjalanan Dompet Dhuafa di tengah Pandemi Covid-19 untuk terus menebarkan manfaat ke masyarakat luas. (Istimewa)

Chef Aiko, “Lingkungan lainnya bisa mengambil contoh dengan pemanfaatan lahan kosong untuk dijadikan kebun pangan keluarga. Meskipun tidak setiap hari, setidaknya 3-4 hari bisa panen untuk melengkapi kebutuhan pangan keluarga. Selain itu keberadaan kebun pangan ini bisa dijadikan lahan bisnis bagi keluarga dalam memutarkan roda ekonomi di tengah new normal”.

Kebun pangan keluarga merupakan perjalanan Dompet Dhuafa di tengah Pandemi Covid-19 untuk terus menebarkan manfaat ke masyarakat luas, dengan usia yang saat ini akan menginjak 27 Tahun, Dompet Dhuafa terus memberikan solusi dalam memperbaiki kehidupan di kalangan masyarakat dhuafa.

“Dalam rangka milad 27 Tahun Dompet Dhuafa, saya berharap Dompet Dhuafa semakin kuat dalam memberikan manfaat tentu saja bagi masyarakat, selalu bisa hadir dalam mengisi kekosongan harapan masyarakat yang dhuafa. Mendapingi masyarakat yang berjuangan dalam memperbaiki perlikau maupun kondisi ekonomi,” ujar tutup Bambang Suherman.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore