
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso.
JawaPos.com–Indonesia melalui Visi Indonesia Emas 2045, menunjukkan kesungguhan dalam mewujudkan visi menjadi negara maju, negara high income country dengan pendapatan per kapita di atas USD 30.000. Masuk dalam 5 besar kekuatan ekonomi dunia dengan PDB nominal hampir USD 10 triliun.
Memasuki masa puncak bonus demografi, Indonesia akan memanfaatkan kesempatan dan peluang untuk berupaya keras mendorong perekonomian nasional agar mampu keluar dari middle income trap. Dalam 78 tahun perjalanannya, Indonesia telah mengalami berbagai perubahan, tantangan, dan transformasi.
Sebagai negara yang dahulu menitikberatkan ekonomi di sektor pertanian dan sumber daya alam, saat ini telah tumbuh menjadi negara dengan keberagaman sektor andalan ekonomi, seperti industri pengolahan (manufaktur), jasa, dan teknologi.
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Indonesia, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Setdenas KEK) berkolaborasi dengan PT Kawasan Industri Kendal selaku Badan Usaha KEK Kendal, melaksanakan upacara bendera Peringatan HUT RI di KEK Kendal, Kamis (17/8).
Bertindak sebagai pembina upacara Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Susiwijono Moegiarso.
Sesmenko Susiwijono menegaskan optimisme perekonomian Indonesia ke depan di tengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global. Dengan pertumbuhan ekonomi yang di atas 5 persen selama 7 kuartal berturut-turut (di masa pandemi dan pasca pandemi) menjadi capaian yang luar biasa. Apalagi dibarengi dengan keberhasilan pengendalian inflasi di angka 3,1 persen di Semester 1 – 2023, menunjukkan resiliensi ekonomi yang terus terjaga di tengah dinamika global.
Upacara bendera Peringatan HUT RI di KEK Kendal, Kamis (17/8).
”Seluruh indikator makro menunjukkan semakin menguat untuk menopang seluruh aktivitas ekonomi. Pada 2024, ditargetkan pertumbuhan ekonomi 5,2 persen dengan tingkat inflasi yang terkendali di 2,8 persen. Optimisme ini akan mampu mendorong masuknya investasi ke Indonesia, termasuk investasi ke seluruh KEK,” papar Sesmenko Susiwijono.
Pada acara Pidato Kenegaraan penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, Presiden Joko Widodo menyampaikan fungsi APBN sebagai shock absorber, sebagai agen pembangunan (transformasi ekonomi), dan sebagai solusi kesejahteraan rakyat. Ditargetkan pendapatan negara mencapai Rp 2.781,3 triliun dan belanja negara akan mencapai Rp 3.304,1 triliun, sehingga diperlukan pembiayaan sebesar Rp 522,8 triliun atau sebesar 2,29 persen dari PDB.
”Dengan postur RAPBN 2024 seperti ini, kita optimistis akan mampu mendorong transformasi ekonomi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif (merata) dan berkelanjutan,” ujar Sesmenko Susiwijono.
Berbagai optimisme dan peluang tersebut harus mampu dimanfaatkan dengan baik, salah satunya dengan mendorong pengembangan KEK sebagai energi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkontribusi nyata dalam mendorong PDRB di berbagai wilayah Indonesia.
”Saat ini, menjadi momentum yang sangat baik, untuk mendorong realisasi investasi di KEK. Hal ini sejalan dengan strategi kebijakan fiskal jangka pendek yang salah satunya difokuskan mendukung peningkatan investasi,” lanjut Sesmenko Susiwijono.
Meneruskan pesan presiden pada pidato RAPBN 2024, Sesmenko Susiwijono menjelaskan, pemerintah terus mendorong pengembangan KEK dan Proyek Strategis Nasional (PSN), dan saat ini yang menjadi fokus titik berat adalah penuntasannya.
Penanaman pohon oleh Plt Sekjen Dewan Nasional KEK, Administrator KEK Kendal, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta.
”Tahun depan adalah tahun penuntasan berbagai program dan Proyek Strategis Nasional termasuk KEK. Kita akan terus evaluasi untuk memastikan bisa tuntas di tahun depan,” ujar Sesmenko Susiwijono.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
