
Ilustrasi sejumlah teknologi terbaru industri manufaktur akan dipamerkan di Pameran Manufacturing Indonesia akan diselenggarakan tanggal 4 hingga 7 Desember 2019, di Jakarta International Expo Kemayoran. (Pamerindo for JawaPos.com)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak perusahaaan memutuskan untuk merumahkan hingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) para pegawainya. Sebab, operasional yang tidak berjalan dengan semestinya membuat banyak pihak kewalahan mengurus pembayaran kewajiban perusahaan.
Dengan banyaknya perusahaan yang kehilangan karyawannya, tentunya nanti akan ada perubahan dari kebutuhan pelaku usaha terhadap skill para calon pekerja yang akan dipekerjakan.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menuturkan, kemungkinan besar para pelaku usaha akan mencari pegawai yang memiliki keahlian di bidang teknologi.
"Kalo saya bilang, yang pasti perusahaan akan lebih banyak ke teknologi ya nantinya," jelasnya kepada JawaPos.com, Minggu (3/5).
Bahkan, untuk perusahaan padat karya pun di katakan juga akan mengadopsi teknologi demi meningkatan kinerja perusahaan. Menurutnya, di masa seperti sekarang ini, perusahaan tidak bisa hanya bergantung kepada tenaga manusia saja.
"Jadi mungkin perusahaan yang padat karya pun akan lebih memanfaatkan lagi teknologi karena kita tidak bisa bergantung hanya kepada manusia ya, jadi musti ada aspek teknologinya, jadi segala jenis pekerjaan pasti akan ada teknolognya," tuturnya.
Maka dari itu, ia meminta kepada pemerintah, melalui program Kartu Prakerja untuk lebih dimasifkan lagi kelas terkait teknologi. Dengan begitu, masyarakat juga akan semakin mengetahui dalam mengaplikasikan sebuah sistem yang canggih.
"Kita kan ada transisi teknologi, dari yang tadinya nggak mengerti IT bisa belajar karena nantinya setelah pandemi ini kan banyak yang berubah jenis pekerjaannya, jadi banyak yang berbasis teknologi, jadi mungkin manfaatnya lebih banyak yg berbasis teknologi seperti apa pelatihan yg dibutuhkan mereka," tutup dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=AcM6tkhdp5I
https://www.youtube.com/watch?v=v62gOEyiP30
https://www.youtube.com/watch?v=wO4kZoxcUT8

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
