Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2020 | 20.49 WIB

Petani Jeruk Baby Nikmati Untung Permintaan Pesanan Melimpah

Buah jeruk kini banyak diincar masyarakat, lantaran diyakini dapat memenuhi asupan vitamin dan menjaga daya tahan tubuh melawan virus. (Istimewa) - Image

Buah jeruk kini banyak diincar masyarakat, lantaran diyakini dapat memenuhi asupan vitamin dan menjaga daya tahan tubuh melawan virus. (Istimewa)

JawaPos.com - Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi nasional bahkan global, permintaan buah-buahan segar menjadi melonjak. Salah satunya jeruk baby yang banyak diincar masyarakat, lantaran diyakini dapat memenuhi asupan vitamin dan menjaga daya tahan tubuh melawan virus.

Imbasnya toko-toko, kios pasar hingga gerai-gerai buah mengalami peningkatan omset penjualan. Tingginya animo masyarakat untuk mengkonsumsi jeruk pun berdampak positif bagi para petani. Sebab, meskipun hasil panen melimpah, harga jualnya tetap menguntungkan.

Petani jeruk asal Desa Gading Kulon, Jawa Timur bernama Djarwo mengaku kalau hasil panen jeruk baby dari kebunnya terbilang melimpah dan dengan mudah langsung terserap pasar. Bahkan, dirinya mengaku belum sanggup untuk memenuhi seluruh permintaan jeruk dari pasaran.

“Pagi ini kami panen lagi jeruk Baby. Begitu panen langsung diambil pedagang mitra. Harganya juga terbilang bagus, antara Rp 8 ribu sampai Rp 11 ribu per kilonya di petani. Pemasaran sampai saat ini terbilang mudah, tiap hari mobil-mobil pedagang warazwiri nyari jeruk di sini,” terang dia (20/4).

Dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Dinas Pertanian untuk pengembangan jeruk di daerahnya pun diakui sangat dirasakan. “Ada dari Ditjen Horti, Balitjestro Malang, BPTP Jawa Timur, Dinas Pertanian Malang dan para penyuluh-penyuluh disini. Luar biasa dukungannya,” ungkapnya.

Direktur Buah dan Florikultura Kementan Liferdi Lukman juga membenarkan bahwa saat ini permintaan jeruk memang mengalami peningkatan. Terlebih saat wabah Covid-19 ini, masyarakat makin sadar pentingnya memperkuat imunitas tubuh melalui konsumsi buah-buahan segar.

"Aneka jenis jeruk seperti jeruk lemon, jeruk siem, jeruk keprok hingga jeruk baby banyak dicari konsumen. Alhamdulillah sentra-sentra produksi jeruk kita mampu mengisi peluang pasar tersebut. Pasokan aman,” kata dia.

Lebih lanjut Liferdi mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendukung petani agar terus berproduksi dan tidak menemui kendala dalam pemasarannya. Terkait jeruk baby, Liferdi yang juga dikenal sebagai peneliti buah-buahan tersebut menyebut jenis jeruk tersebut termasuk spesial.

“Jenis jeruk ini banyak digemari masyarakat karena bisa dikonsumsi segala lapisan termasuk untuk bayi dan anak-anak. Kaandungan asamnya diperkirakan 50 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis jeruk yang lain,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YDEq8Nc1DBw

https://www.youtube.com/watch?v=SSQMJKZ-r8M

https://www.youtube.com/watch?v=UQM2Akg2rs0

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore