Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2020 | 22.13 WIB

AS Minat Investasi di RI, Luhut: Mereka Punya Dana hingga USD 250 M

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Komitmen investasi Amerika Serikat (AS) di Indonesia melalui U.S. International Development Finance Corporation (DFC) disambut baik oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan. Luhut mengatakan, belum diketahui pasti berapa dana yang akan ditanamkan DFC ke Indonesia. Yang pasti, dirinya sudah berdiskusi dengan Chief Executive Officer of DFC Adam Boehler, dan diperkirakan nominalnya mencapai miliaran dolar AS.

“Kami baru diskusi dengan Pak Adam dari DFC bahwa Amerika punya komitmen untuk investasi ke Indonesia dengan nilai yang masih kami formulasikan tapi kami tadi sudah diskusi, mereka punya dana sekitar 60-250 miliar dolar AS bahkan lebih,” kata Luhut di Kantor Kemenko Marves, Jumat (10/1).

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan, pemerintah menawarkan berbagai sektor yang sekiranya menarik bagi AS. “Tadi kami sudah ditawarkan beberapa proyek jalan tol, pariwisata atau mungkin di sovereign wealth fund. Komitmen mereka ini multibilion USD,” lanjutnya.

Luhut menjelaskan, DFC kemungkinan akan turut menggarap berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol di Jawa, Sumatera, dan beberapa tempat lainnya. “Mungkin nanti juga bisa bersama Jepang, Australia, Amerika, atau negara lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Adam mengungkapkan kehadiran DFC di Indonesia tak lain untuk menunjukkan komitmen AS terhadap pembangunan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian negeri Abang Sam (AS) itu yakni sektor infrastruktur.

“Tadi bersama Pak Luhut membahas tentang infrastruktur, kesehatan, pembangunan jalan, dan energi. Dan Anda akan melihat ke depannya bahwa Amerika Serikat sangat aktif, dan saya juga mengapresiasikan Presiden Jokowi atas perubahan-perubahan yang beliau lakukan, itu saya melihat akan mengubah bisnis yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Adam lebih lanjut mengatakan, dalam beberapa bulan ke depan pihaknya mungkin akan kembali lagi ke Indonesia dan menegaskan berapa tepatnya jumlah investasinya.

“Namun ini semua (mencapai) multibillion, yang akan mengarah ke puluhan miliar dolar AS itu sendiri, dengan tujuan utamanya adalah kami ngin membantu sahabat kami Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore