
Hotel Marni Mulya
JawaPos.com - Di antara jajaran hotel mewah dengan konsep modern yang berdiri di Kota Solo, ada sebuah hotel yang justru memilih konsep keluarga. Adalah hotel Marni Mulya.
Hotel ini berlokasi di Jalan Satrio Wibowo No 38-40, Purwotomo, Purwosari, Solo, Jateng. Hotel yang berdiri di jantung Kota Solo ini memberikan kesan tenang, nyaman dan juga sejuk untuk ditinggali oleh keluarga. Dan ini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung saat berwisata bersama keluarga di Solo.
Nama hotel ini sendiri diambil dari nama Ray. Sumarni dan Rm. Moeljadi Sastrodipuro. "Ray. Sumarni merupakan salah satu sentono dalem trah Pakubuwono IX, yang tidak lain merupakan kakak kandung dari garwo dalem PB XII Keraton Kasunanan Surakarta," terang salah satu owner hotel Marni Mulya, Agustian Budi Prasetya kepada JawaPos.com, Senin (15/4).
Photo
Salah satu owner Hotel Marni Mulya, Agustian Budi Prasetya mengantarkan tamu menyusuri sudut hotel. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Budi melaniutkan, hotel ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1953. Akan tetapi, waktu itu masih berupa hunian biasa saja. Rumah tersebut berada di real estate pertama di Kota Solo yang sekarang lebih dikenal dengan nama Purwotomo.
"Baru kemudian 11 anak dari pemilik hunian tersebut salah satunya saya, Mbak Nina Akbar Tanjung, dan Edy Basuki menghadirkan sebuah hotel di tahun 2013," ungkapnya.
Dan konsep yang dipilih oleh pemilik hotel berbeda dengan hotel modern lainnya. Budi berdalih, pemilihan konsep ini menyesuaikan dengan tujuan dihadirkannya hotel tersebut. Yakni untuk memberikan tempat singgah kepada teman SD, SMP dan juga SMA yang berkunjung ke Solo.
"Biasanya mereka berkunjung bersama keluarga, jadi kami memberikan tempat untuk mereka tinggal sembari berwisata di Solo," katanya.
Hotel Marni Mulya sendiri terdiri dari 22 kamar dengan desain yang mewah. Kamar tersebut terbagi menjadi tiga tipe. Diantaranya, 2 vip room, 8 deluxe king bed dan 12 deluxe twin bed. Untuk harganya mulai dari Rp 250 ribu sampai dengan Rp 350 ribu. "Menginap di hotel ini, pengunjung juga bisa bernostalgia dengan suasana zaman dahulu. Karena kami memasang foto-foto masa lalu," pungkasnya.
Photo

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
