
Sofyan Basir
JawaPos.com – Permintaan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli supaya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membebaskan masyarakat untuk memilih menggunakan tarif pascabayar (meteran) atau prabayar (voucher), belum mendapat respon PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Ya, kan pak Rizal meminta begitu (pilih pascabayar atau pra bayar) karena ada keringanan. Tapi, masih dilihat dulu," ujar Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Entah apa alasan Sofyan, dengan berkata akan mempertimbangkan dulu, tapi menggunakan voucher listrik pintar lebih memudahkan masyarakat.
Sebab, kebanyakan rumah tangga yang berkapasitas watt besar cenderung menggunakan token voucher listrik berlangganan. "Dan saat ini yang menggunakan token itu sudah sekitar 30 persen dari 56 juta pelanggan PLN," ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya mempersilakan jika memang masyarakat ingin bebas memilih tarif tenaga listrik pasca atau prabayar. "Itu sah-sah saja," ungkapnya.
Sofyan memaparkan, pengajuan itu belum menjadi keputusan. "Kemarin, itu kan baru disampaikan bukan keputusan. Sebab, keputusan harus dari kementerian terkait. Tapi Kami akan periksa dengan tahun ini," tandasnya.
Sehari sebelumnya, di kantor Menko Maritim dan SD, di gedung BPPT, Menko Maritim dan SD Rizal Ramli membeberkan praktek mencari untung terlalu besar melalui token voucher listrik.
"Artinya 27 persen disedot provider setengah mafia. Mereka mengambil untung besar sekali. Padahal pulsa telepon saja kalau beli Rp 100 ribu, cuma bayar Rp 95 ribu. Itu kan uang muka, provider bisa taruh uang muka di bank lalu dapat bunga," tegas Rizal usai Rakor Pembangkit Listrik bersama petinggi PLN, di kantornya, Senin (7/9).
Rizal juga meminta agar PLN memberantas praktik monopoli ini dengan memberikan pilihan kepada pelanggan atau masyarakat, apakah ingin menggunakan meteran listrik atau pulsa listrik.
"Lalu yang kami minta lagi, kalau harga pulsa Rp 100 ribu, maka masyarakat bisa beli Rp 95 ribu. Ada maksimum biaya Rp 5 ribu. Ini akan menolong rakyat kita, jadi tolong dilakukan Pak Sofyan," perintah Rizal. (rka/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
