Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2023 | 14.44 WIB

Sri Mulyani Siapkan Dana Tambahan Rp 8 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras Selama 3 Bulan

Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I.

JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp 8 triliun untuk bantuan pangan beras untuk masyarakat selama tiga bulan periode Oktober-Desember 2023.
 
Bantuan ini kembali dikucurkan kepada masyarakat miskin dan rentan sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, bantuan pangan ini akan diberikan kepada 21,35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
 
"Bapak presiden bahkan sudah meminta untuk kita menambahkan lagi bantuan pangan untuk masyarakat kelompok miskin, kita akan tambahkan Rp 8 triliun," kata Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita edisi Juli, di Jakarta, Senin (24/7) kemarin.
 
 
Lebih lanjut, Sri Mulyani merinci bahwa nantinya setiap KPM yang berhak menerima akan mendapat beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember. Sehingga total bantuan pangan yang akan diterima sebanyak 30 kilogram.
 
Tambahan bantuan pangan ini diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat guncangan dan tekanan dalam pemulihan ekonomi.
 
"Ini adalah tambahan bansos yang kita merasakan memerlukan untuk diperkuat pada saat guncangan dan tekanan masih kita lihat dan pemulihan ekonomi jangan sampai meninggalkan kelompok yang rentan. Sehingga kita melindungi kelompok yang paling rentan, yaitu kelompok yang paling miskin," jelasnya.
 
 
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi meluncurkan kegiatan penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan tahun 2023. Kegiatan tersebut digelar di Perum Bulog Pusat Distribusi Ngabeyan, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (10/4).
 
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya luncurkan penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan tahun 2023,” ujar Presiden dalam sambutannya.
 
Presiden menyebut bahwa kegiatan penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut akan dilakukan selama tiga bulan ke depan. Nantinya, setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan 10 kg beras setiap bulannya.
 
 
“Ini nanti akan segera kita salurkan ke kabupaten/kota di Solo Raya dan secara nasional semuanya yang diberi bantuan pangan sebanyak 21,3 juta keluarga,” ungkap Jokowi.
 
Presiden berharap bantuan pangan berupa penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, bantuan pangan ini juga diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran.
 
“Kita harapkan dengan bantuan pangan ini kita juga bisa menurunkan harga beras,” ucap Jokowi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore