Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juli 2023 | 03.24 WIB

Cinema XXI Cetat Laba Bersih Rp 506 Miliar pada 2022, dari Sebelumnya Merugi Rp 354 Miliar pada 2021

Jajaran direksi PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. - Image

Jajaran direksi PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk.

JawaPos.com - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, atau yang dikenal Cinema XXI akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Guna menyambut aksi korporasi itu, Cinema XXI melaporkan kinerja yang solid pada tahun 2022 dengan mencatat laba bersih sebesar Rp 506 miliar.
 
"Dengan kinerja solid tersebut, Cinema XXI mencetak laba bersih Rp 506 miliar pada 2022, dari sebelumnya rugi Rp 354 miliar pada 2021," kata Direktur Utama PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, Hans Gunadi dalam konferensi pers di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (7/7).
 
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Cinema XXI juga mencatat pendapatan sebesar Rp 4,40 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1,28 triliun. "Pendapatan di tahun 2022 terutama ditopang oleh penjualan tiket bioskop sebesar 61 persen, penjualan makanan dan minuman sebesar 33 persen, iklan sebesar 3 persen, dan digital platform sebesar 3 persen," lanjutnya.
 
Tak hanya itu, Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) Cinema XXI juga semakin tangguh yakni sebesar Rp 1,44 triliun pada 2022, dari sebelumnya Rp 329 miliar pada 2021.
 
Hans mengungkapkan, pencatatan kinerja yang solid diperoleh berkat kerja keras dan komitmen seluruh keluarga besar Cinema XXI. Bahkan, kinerja keuangan mengalami pemulihan pendapatan yang kuat menuju level sebelum Covid-19.
 
"Pendapatan Rp 4,40 triliun tersebut setara dengan 64 persen perolehan pendapatan pada 2019 sebesar Rp 6,89 triliun, sementara Cinema XXI baru beroperasi dengan kapasitas penuh pada Mei 2022," pungkas Hans.
 
Untuk diketahui, PT Nusantara Sjeahtera Raya Tbk menawarkan harga IPO Rp 270-Rp 288 per saham. Adapun dana yang diraup dari IPO maksimal Rp 2,4 triliun.
 
Lebih lengkap berikut ini perkiraan jadwal IPO Cinema XXI.
 
- Masa penawaran awal pada 10-14 Juli 2023
- Perkiraan tanggal efektif pada 25 Juli 2023
- Perkiraan masa penawaran umum perdana saham pada 27-31 Juli 2023
- Perkiraan tanggal penjatahan pada 31 Juli 2023
- Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 1 Agustus 2023
- Perkiraan tanggal pencatatan saham di BEI pada 2 Agustus 2023
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore