Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 September 2017 | 03.29 WIB

14 Negara Unjuk Gigi dalam Industri Mesin Rantai Pendingin Makanan

Pameran Refrigeration & HVAC Indonesia (RHVAC) - Image

Pameran Refrigeration & HVAC Indonesia (RHVAC)

JawaPos.com - Indonesia semakin fokus dalam mengembangkan industri mesin rantai pendingin untuk memenuhi kebutuhan industri pangan. Berkembangnya industri pangan dan berbagai bahan olahan hasil laut membuat industri rantai pendingin berlomba dalam teknologi pengolahan makanan laut, penyimpanan makanan dingin, metode pengemasan dan peralatan, produksi daging, serta kebutuhan manajemen pendinginan lainnya.


Sebanyak 14 negara fokus di bisnis ini dan menunjukkan taji dalam ajang pameran industri teknologi refrigerasi dan climate control, Refrigeration & HVAC Indonesia (RHVAC). Ajang ini digelar untuk kedua kalinya dengan fokus pada penyediaan solusi menyeluruh pada hal-hal yang dibutuhkan untuk industri gedung dan sektor komersial. Industri-industri yang didorong untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan eko-efisien.


Digelar bersamaan dengan the 5th International Indonesia Seafood and Meat Expo (IISM Jakarta edition), kedua pameran yang saling terkait tersebut diselenggarakan oleh PT Pelita Promo Internusa (PPI). Kedua pameran memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk memberikan solusi yang tepat yang mencakup sektor pangan, manufaktur, bangunan dan konstruksi serta sektor-sektor penghasil pendapatan tinggi lainnya di tengah ekonomi Indonesia yang sedang berkembang. Berdasarkan kesuksesan pada pameran tahun lalu, IISM dan Refrigeration & HVAC Indonesia ditargetkan meraih sukses yang lebih besar lagi.


"Selain mengalami peningkatan eksibitor sebanyak 20 persen, pameran tersebut juga diikuti oleh hampir 200 perusahaan dari 14 negara," kata Managing Director Pelita Promo Internusa (PPI), Sofianto Widjaja, di JIEXPO Kemayoran, Kamis (28/9).


Di antaranya seperti Australia, Korea Selatan, Cina, Turki, Thailand, India, Jepang, Singapura, Taiwan dan Indonesia. Geliat industri mesin pendingin selaras memenuhi kebutuhan industri produksi pangan yang cepat berkembang.


Sementara itu, Refrigeration and HVAC Indonesia menjadi pameran internasional yang memainkan peran besar dalam pertukaran gagasan dan jaringan penting bagi pelaku industri regional, serta menampilkan teknologi canggih terkini di industri HVACR.
Dengan adanya sinergi antar sektor produksi pangan, kedua pameran tersebut juga diselenggarakan berdekatan dengan pameran 3rd International Farming Technology (IFT) sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya teknologi pertanian di Indonesia.


Selama 3 hari pameran, IFT akan menjadi tempat berkumpulnya para ahli teknologi pertanian untuk menciptakan peluang bisnis baru dan saling bertukar gagasan. Tujuan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan teknologi yang lebih baik, mendorong kemajuan yang lebih cepat, dan mempromosikan inovasi yang lebih baru untuk menyegarkan industri pertanian di Indonesia.


Pengusaha di bidang pertanian dan produsen di sektor agro akan menemukan mesin mutakhir, solusi produksi dan teknologi kelas atas untuk meningkatkan kinerja produksi pertanian dan akuakultur.


Kesamaan pada ketiga pameran tersebut menekankan pentingnya kemajuan dari penerapan teknologi yang lebih canggih didukung dengan perubahan menyeluruh yang mencakup rantai nilai dari industri hilir ke hulu. Perluasan sektor rantai makanan dingin di Indonesia memberikan dampak permintaan yang luas pada industri Refrigeration and HVAC yang lebih besar yang juga memungkinkan kebutuhan tambahan dari sektor sinergis lainnya termasuk produksi pertanian.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore