
Ilustrasi pembangunan infrastruktur penunjang bisnis
JawaPos.com - Walikota Pelembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Harnojoyo mengundang investor Kawasan Industri Sriwijaya Central Business District (Sriwijaya CBD) Gandus Palembang, PT Fauzi Panca Manunggal untuk menyampaikan presentasi dihadapan investor 10 investor Korea.
Kehadiran rombongan investor ini dalam rangka membahas rencana kerja sama program pengembangan kawasan Sriwijaya CBD dengan Pemerintah Kota Palembang.
“Kami diundang oleh Walikota Palembang untuk mempresentasikan potensi investasi di Sriwijaya CBD dihadapan investor Korea,” ujar Direksi PT Fauzi Panca Manunggal Gadiza Fauzi dalam keterangan tertulis, Senin (25/9).
Menurut Gadiza, kawasan Sriwijaya CBD memiliki banyak keunggulan sehingga menjadi daerah tujuan investasi. Selain satu-satunya pintu untuk masuk Palembang dari tol trans Sumatera yang menghubungkan dari Aceh ke Lampung, letaknya dari pintu tol Gandus ke pintu masuk SCBD hanya 1 km saja.
“lokasinya dekat dengan bandara, kantor pemerintah Kota sehingga memudahkan untuk pengurusan ijin atau administrasi,” ujarnya
Selain itu, terang Gadiza, kawasan Sriwijaya CBD menjadi kawasan emas Kota Palembang, karena letaknya yang juga dekat dengan pelabuhan Boom Baru Palembang. Lokasi itu akan memudahkan untuk transportasi distribusi barang lebih mudah. Dengan demikian, biaya logistik makin murah.
"Ini akan menjadi kawasan industri yang strategis di Sumatera. Dan menjadi satu-satunya kawasan industri di pusat Kota. Dengan begitu Palembang akan jadi tujuan pusat investasi dunia" ulasnya.
"Harapan kami, kehadiran Sriwijaya CBD yang terletak di Kawasan Industri Gandus ini mampu memberi kontribusi positif bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi kota Palembang,” terangnya.
Guna mendukung sarana pendukung investasi, pihaknya akan mempersiapkan fasilitas infrastruktur pendukung agar memudahkan investor yang hendak berinvestasi.
Lebih lanjut, Gadiza mengatakan kawasan Sriwijaya CBD ini sangat cocok untuk pengembangan komoditas utamanya seperti karet, sawit, kopi, batubara dan industri logam.
Untuk itu, selain untuk manufaktur dari sejumlah komoditas, kawasan Sriwijaya CBD juga bagus untuk industri pengemasan, perakitan elektronik, perakitan otomotif, service otomotif karena lokasinya bisa langsung masuk ke tol trans Sumatera.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo menyampaikan beberapa rencana program pembangunan yang ada di Kota Palembang, seperti pembangunan hotel yang ada di Kelurahan 7 Ulu, hotel dikawasan sekanak, rencana pengembangan kawasan wisata pulo kemaro, dan pulo kerta serta beberapa program lainnya.
"Palembang merupakan kota yang sangat pesat pembangunannya, serta sebagai kota tujuan investasi di Indonesia. Sudah banyak sekali investor yang ingin berinvestasi di kota Palembang. Beberapa investor dari Korea sudah menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan wilayah Gandus sebagai Kawasan Kota Baru," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
