
llustrasi waktu terbaik olahraga untuk turunkan berat badan (Freepik)
JawaPos.com - Menjalankan ibadah puasa selama Ramadan bukan berarti harus menghentikan aktivitas fisik. Justru, olahraga ringan dengan waktu yang tepat dapat membantu menjaga stamina, meningkatkan metabolisme, serta membuat tubuh tetap segar sepanjang hari. Kunci utamanya adalah memilih waktu latihan yang sesuai agar tidak menyebabkan dehidrasi atau kelelahan berlebihan.
Dilansir dari laman Prodia Digital, Kamis (19/2), olahraga tetap dianjurkan selama Ramadan minimal 30 menit setiap hari untuk menjaga kebugaran tubuh meskipun sedang berpuasa.
Berolahraga setelah sahur bisa menjadi pilihan karena tubuh masih memiliki energi dari makanan dan cairan yang baru dikonsumsi. Pada waktu ini, latihan ringan seperti peregangan atau jalan santai dapat membantu melancarkan metabolisme sejak pagi.
Namun, karena tubuh tidak akan mendapatkan asupan lagi hingga waktu berbuka, olahraga pagi sebaiknya tidak dilakukan dengan intensitas tinggi agar tidak cepat merasa haus dan lelah.
Sore hari atau sekitar 30–60 menit sebelum berbuka juga menjadi waktu yang cukup populer untuk berolahraga saat Ramadan. Keuntungan dari waktu ini adalah tubuh dapat segera mengganti cairan dan energi setelah latihan ketika adzan Maghrib tiba.
Meski demikian, aktivitas fisik pada waktu ini perlu dijaga intensitasnya karena tubuh berada dalam kondisi energi yang mulai menurun setelah seharian berpuasa.
Waktu terbaik untuk berolahraga saat Ramadan adalah setelah berbuka puasa. Tubuh sudah kembali mendapatkan energi dan cairan sehingga mampu beraktivitas lebih optimal tanpa risiko dehidrasi.
Olahraga dapat dilakukan sekitar 1–2 jam setelah makan berbuka agar tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan terlebih dahulu. Hindari latihan terlalu dekat dengan waktu tidur supaya tidak mengganggu kualitas istirahat malam.
Setiap orang memiliki jadwal aktivitas yang berbeda selama Ramadan. Karena itu, waktu olahraga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, baik pagi, sore, maupun malam hari. Yang terpenting adalah tetap aktif bergerak agar tubuh tidak menjadi lemas akibat kurang aktivitas selama puasa.
Memilih waktu olahraga yang tepat selama Ramadan sangat penting untuk menjaga keseimbangan energi dan kesehatan tubuh. Pagi setelah sahur cocok untuk aktivitas ringan, sore menjelang berbuka dapat menjadi alternatif, sedangkan malam hari setelah berbuka merupakan waktu paling ideal karena tubuh sudah terhidrasi dan kembali bertenaga. Dengan pengaturan yang benar, olahraga justru membantu puasa terasa lebih ringan dan tubuh tetap bugar sepanjang bulan suci.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
