
Ilustrasi Lemak Perut
JawaPos.com - Menurunkan berat badan untuk sebagian orang tidaklah mudah, tetapi ada satu cara sederhana untuk memulai prosesnya.
Menurut para ahli ada cara untuk menghilangkan lemak perut yang tidak diinginkan, dan membuat tubuh menjadi lebih baik dalam beberapa hari.
Menurut buku resep Diet Mediterania, hanya ada satu cara sederhana yaitu berhenti makan jenis makanan tertentu, karena saat ini orang-orang mulai aktif kembali berkegiatan membuat jadwal bepergian sering kali tidak memberi waktu untuk menyiapkan makanan dari rumah.
Namun, kata seorang ahli penurunan berat badan, untuk mengganti makanan dengan alternatif yang lebih sehat, dan tubuh secara perlahan mengalami perubahan terutama di area perut, dimana lemak perut lebih mudah menumpuk.
Lucy Jones adalah seorang ahli gizi dan kepala petugas klinis di Oviva, penyedia manajemen berat badan di Inggris.
Dia menjelaskan kepada Daily Star bahwa makan lebih sedikit 'karbohidrat olahan' dapat memberi Anda bantuan besar dalam pertempuran melawan tonjolan pada perut.
Contoh karbohidrat olahan diantaranya kue, roti putih, sereal, pasta, karbohidrat olahan, nasi putih, adonan pizza, tepung terigu, biji-bijian yang sudah diolah, soda, gula.
Mengingat malapetaka yang dapat ditimbulkan oleh lemak perut pada organ dalam tubuh, belum lagi bagaimana lemak perut dapat meningkatkan risiko gangguan jantung, diabetes, dan banyak lagi.
"Menargetkan area tubuh tertentu memang sulit, tapi ada beberapa bukti dari penelitian seperti Framlingham Heart Study."
"Bahwa makan lebih sedikit gula dan karbohidrat olahan dan menggantinya dengan makanan gandum, dapat membantu mengurangi lebih banyak lemak di perut," jelas Jones, seperti yang dikutip dari New York Post.
Itu berarti menolak sepiring spageti biasa, atau roti putih, dan beralih ke versi pasta dan roti dengan bahan whole grain yang dapat membantu proses penurunan berat badan.
Whole grain adalah biji-bijian yang masih mempertahankan nutrisi dan serat dalam makanan tersebut. Contohnya adalah gandum, beras (hitam, merah, dan varietas beras berwarna lainnya), jagung, serta oats.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, membandingkan sekelompok pemakan gandum utuh dengan mereka yang tidak makan sama sekali.
Menunjukkan bahwa sementara pemakan karbohidrat olahan kehilangan berat badan lebih sedikit, daripada pemakan gandum utuh yang mampu melelehkan timbunan lemak perut secara signifikan lebih banyak dari daerah perut, demikian yang dilaporkan oleh The Mirror.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
