
Ilustrasi
JawaPos.com - Ibu cerdas pasti mengetahui gizi seimbang bagi keluarganya. Hal itu terlihat dalam menu makanan yang dihidangkan setiap hari. Ibu cerdas harus bisa menyajikan hidangan cukup serat bagi seluruh keluarga, bukan melulu makanan tinggi lemak.
Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agung Waluyo menjelaskan, ada banyak cara bagi ibu cerdas untuk mempersiapkan makanan gizi seimbang.
“Salah satu cara yang paling baik menciptakan pola hidup sehat itu dari keluarga. Seorang ibu memiliki kewenangan untuk memilih menu bagi keluarganya. Jika ibu cukup cerdas perlu menyeimbangkan makanan konsumsi keluarganya,” kata Agung, Rabu (8/2).
1. Kaya Serat
Ibu bisa menyiapkan makanan dengan kaya serat. Saat asupan makanan mengandung lemak yang tinggi dapat diimbangi dengan asupan sayuran dan buah kaya serat. Makan sayur dan buah bisa mengurangi porsi makanan tinggi lemak. Serat bisa menyerap lemak yang ada di pencernaan dan mengurangi lemak masuk ke dalam aliran darah.
“Sangat dianjurkan asupan makanan yang seimbang, Tuhan menciptakan makanan saling melengkapi, makanan yang lezat tinggi lemak kurangi dampak buruknya dengan buah dan sayuran,” kata Agung.
2. Batasi Makanan Lemak Hewani dan Nabati
Makanan tinggi lemak bisa memicu penyakit kanker. Dampak secara langsung kaitannya dengan kanker usus karena mengganggu proses penyerapan atau memperberat kerja usus dalam melakukan proses penyerapan.
Memang hingga kini belum ada riset yang membuktikan usus yang diforsir kerjanya dengan makanan tinggi lemak menyebabkan kanker, namun sebagian besar faktanya adalah sebagian besar pasien-pasien kanker usus besar memiliki riwayat asupan makanan tinggi lemak cukup sering. Seperti menyukai makanan mengandung lemak hewani atau lemak nabati dari santan.
3. Kreatif Mengolah Makanan
Ibu cerdas bisa kreatif mengolah makanan agar tak terlalu membosankan, tetapi membuat menu yang cukup beragam. Sesekali ada makanan mengandung lemak, namun di hari lain mengenalkan makanan lain seperti pepes, kukus, rebus yang lebih sehat ketimbang masakan yang digoreng.
4. Penggunaan Minyak Zaitun
Penggunaan minyak zaitun baik bagi kesehatan keluarga karena mengandung asam esensial bagi tubuh. Contohnya pada makanan salad yang diberikan minyak zaitun. Manfaat minyak zaitun di salad mengandung asam lemak esensial dalam tubuh. Tubuh tetap memerlukan asam lemak esensial.
“Baiknya makanan seperti daging itu ditumis, tapi tak di deep fry (goreng). Minyak zaitun baik sekali tapi kan kita tahu harganya memang lebih mahal daripada minyak goreng. Intinya selama komposisi asupan makanan seimbang antara karbohidrat protein dan lemak dengan serat akan lebih baik,” kata Agung. (cr1/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
