
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Lalu aku merasakan sekujur tubuhku menegang. Kedua tanganku seperti diborgol. Petugas itu sudah hilang dari layar. Berganti dengan tulisan ”Ditahan karena Melawan Konsorsium Sibernetika Semesta.”
Aku benar-benar kesulitan menggerakkan tubuh. Robot hologramik berdiri di hadapanku. Lima detik kemudian, ia menarikku masuk ke dalam lingkaran cahaya ungu mudanya. Tak pernah kubayangkan kalau aku akan menjadi uap sebagaimana para versis yang kedapatan melakukan kudeta atau meretas sistem keamanan konsorsium. Sayup-sayup aku mendengar ayah dan ibuku berbisik. Ayah menyeretku ke Jawa, ibu merayuku ke Yerusalem. Mereka rakitan ultrasonik imajiner atau bukan, aku tak peduli. Aku kadung gembira mendengar suara mereka. (*)
Lubuklinggau–Baku, Januari–Juli 2024
*Cerpen ini merupakan sempalan (spin-off) atas ”Cinta di Atas Sharkeen Bus” (Koran Tempo, 21 Januari 2024) dan ”Musim Semi di Kisufim Road” (Kompas, 2 Juni 2024).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
