Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juli 2024 | 16.30 WIB

Paman Ali Buta

ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS) - Image

ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)

Saya dan Paman Ali pun bersama-sama menghadap jendela. Paman Ali diam saja, mungkin sedang membayangkan pemandangan yang saya ceritakan, sedangkan saya memikirkan kapankah beranda di depan jendela itu bisa saya pasangkan terali.

Tentu saya tidak menceritakan bagian tanpa terali itu kepada Paman Ali. Ingin rasanya saya melihat, pilihan apa yang akan dibuatnya. Setelah sama-sama diam beberapa saat, saya memintanya maju selangkah dua langkah lagi, dengan alasan pemandangannya akan terlihat lebih sempurna jika begitu.

Bisa saja dia berjalan maju, seperti tuntunan saya. Bisa juga dia menaruh curiga, seperti sikap yang kadang-kadang ditunjukkannya kepada saya selama ini. Bisa saja dia terjatuh dari beranda itu, atau bisa saja dia melayang-layang sedikit di atas tanah seperti kenalan si sopir taksi. Mungkin saja Paman Ali memang orang suci, mungkin juga hati saya yang hitam. Apa pun itu, rasanya bukan hal penting untuk saya renung-renungkan. Saya tidak peduli. Sungguh, saya tidak peduli. (*)

*) Bayu Pratama, Bermukim di Mataram. Sehari-hari bekerja di salah satu portal berita lokal dan bergiat di Komunitas Akarpohon.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore