
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
”Berani sumpah! Saya pernah melihatnya tidur di dekat Alun-Alun Purwokerto, bulan lalu, depan masjid, di atas motor Supra,” komentar dari @Yuksehatsusukedelai.
Bukannya fokus mencari informasi mengapa lelaki tua itu di Alun-Alun Purwokerto, @JiwaTampan malah mengomentari nama akun, ”Tolong jelaskan, @Yuksehatsusukedelai, memangnya kedelai punya susu? Kok susu kedelai? Sejak kapan tempe dan kecambah bisa berubah jadi mamalia?”
Kita lewati saja perdebatan tidak penting itu. Kita fokus menelusuri komentar penting dan berhenti pada balasan ke enam puluh dua dari @JualBeliTuyulKiloan, ”Itu tetangga saya,” ketiknya, ”Ya Allah jauh sekali perginya sampai ke daerah Pangandaran begitu. Beliau memang penggemar Supra sejati.”
Menurut kesaksian tetangganya itu, yang memberi bukti saat sedang kerja bakti bersama, saking cintanya pada Supra, lelaki tua itu dengan segenap kebanggaan yang tak tergoyahkan telah memberi nama anak-anaknya dengan identitas motor kesayangan. Anak pertamanya, seorang perempuan, diberi nama Supriyanti Cakram Kusuma. Anak keduanya, laki-laki, diberi nama siapa lagi kalau bukan Supra, Supranoto Ilham Fit.
Keseharian lelaki tua itu tinggal di kompleks perumahan dan kebiasaannya pergi jauh dengan motor Supra tua hingga berhari-hari lamanya baru terjadi beberapa tahun terakhir.
”Apa penyebabnya?”
”Tidak tahu pastinya. Sebelumnya dia hanya rutin ke kampus, lalu pulang dengan motor yang sama. Selama bertahun-tahun hingga masa tua,” jawab @JualBeliTuyulKiloan.
Tidak lama kemudian muncul komentar berupa kiriman foto yang lain. Supra yang sama berada di dalam kamar, standar dua, ditutupi selimut putih. Tak jauh dari situ, di ranjang, lelaki tua tidur miring sambil tangan dan kakinya memeluk motor.
”Apakah ini orang yang sama?” tanya pengirim. ”Dia pernah singgah di penginapan kami, di Cirebon, dan minta tidur bersama Supra-nya, dalam satu kamar. Kami sudah izin memfoto.”
Seiring mulai banyak yang melihat dan memberi tanda hati, makin banyak pula kesaksian yang mulai muncul, baik disertai gambar maupun video, dari yang normal hingga terkesan tidak masuk akal.
@PenjagaJodohOrang, ”Saya kondektur bus malam Surabaya–Jogja, saya pernah rekam motor ini jalan sendiri. Belum lama. Yang naik ketiduran pegang setang, kepalanya nempel di spidometer. Ini videonya. Motornya sama, yakin. Lihat pelat nomornya.”
Komentar di atas terlalu mistis, meski dengan bukti teramat meyakinkan. Di bawahnya, ada komentar yang lebih realistis dari @PijatSopan.
”Kami ingat. Kami masih punya fotonya. Lihat. Ini akhir Mei lalu lelaki tua ini memanggil dua terapis pijat lelaki di pusat kebugaran kami. Kami beroperasi di area Giayar, Bali. Ketika kami sampai di penginapan yang sederhana, yang kami temui ternyata hanya satu orang. Awalnya kami mengira dua orang untuk memijat satu orang, tetapi tidak. Teman saya kebagian memijat motor Supra tua rem tromol! Teman saya menanyakan sekali lagi, jangan-jangan lelaki tua ini mabuk. Namun, tidak. Lelaki tua ini saleh religius, baik hati, murah senyum, dan satu-satunya masalahnya adalah otot kakinya yang terlalu keras. Saat kami tanya, dia menjawab baru saja menggendong motor Supra-nya yang mogok. Kami mengira dia bercanda, tapi salah. Dia menunjukkan foto sedang menggendong motor Supra! Ini fotonya.
”Pelan-pelan teman saya, @Rino_TerapistJP, menanyakan sekali lagi. Lelaki tua itu menjawab, ’Tukang bengkel itu hanya memandang kekasihku sebagai kumpulan baut dan besi. Aku tahu, kalian lebih manusiawi dalam melihat segala sesuatu. Kami telah menempuh ribuan kilometer perjalanan bersama. Dia menggendongku selama bertahun-tahun lamanya. Dia pasti lelah, bantulah. Buatlah rileks setiap inci dari tubuhnya. Ini uangnya.’ Saya tidak tahu apa yang membuat teman saya menuruti, uang atau rasa empati yang mendalam. Kami pun mengobrol tentang siapa dirinya, dari mana berasal, ke mana akan pergi, dan mengapa begitu mencintai motornya dan memperlakukannya seperti seorang manusia?”
Lanjutan...

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
