
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Lelaki dengan balok kayu mendekati etalase, matanya menyipit, mencari sesuatu. Ia membuka laci. ”Tak ada yang bisa diambil di sini,” katanya sambil meludah ke lantai.
Begitu dua lelaki itu pergi, Ibu cepat menutup pintu, lalu meraihmu. Ruminah kembali berjaga di dekat jendela. Kelegaan tampak di wajah Ibu.
Hari ini warung kecilnya tak beroperasi, padahal semua makanan telah siap tersaji. Pagi-pagi sekali, Ruminah mendapat kabar dari pasar bahwa akan ada aksi massa di mana-mana.
”Tidak akan ada yang mampir hari ini, Rum. Tutup saja dulu warungnya. Di jalan raya akan banyak orang turun aksi,” begitu Ruminah menirukan tukang sayur, berapi-api menceritakan kepada Ibu pagi tadi tentang desas-desus demo besar hari ini.
Tanpa pikir panjang, Ibu menuruti. Semua pintu dikunci, tirai jendela ditutup. Segepok uang dari laci ia bungkus koran, dimasukkan ke plastik, lalu diikat kencang di balik daster lusuhnya.
Kau sibuk menyedot susu dari botol kesayanganmu, belum paham akan kekacauan yang terjadi. Ketika suara dentuman terdengar dari luar, matamu berbinar. Kau melompat, bertepuk tangan, mengira ada pertunjukan kembang api di luar sana.
*
Ruminah memandang jalanan yang kacau dengan mata berkaca-kaca. Menit demi menit yang dilalui menjadi lebih menakutkan ketika orang-orang memenuhi jalan raya, berteriak, memecahkan kaca, dan menjarah swalayan seberang jalan. Beberapa berlarian membawa barang hasil rampasan, keluar masuk dengan kantong-kantong besar.
Semua orang di luar sana begitu tergesa-gesa dan dipenuhi amarah. Mobil-mobil diarak dan dibakar. Apinya menyala-nyala memenuhi jalanan. Ruminah bergidik. Tak pernah ia menyangka akan melihat kekacauan seperti ini dalam hidupnya.
Di luar masih berisik, Ruminah terduduk di bangku panjang depan etalase, memandang jalanan seperti menonton televisi besar. Bayangan keributan di hadapannya bagai mimpi buruk di siang hari. Sementara di kepalanya, bayangan rumah dan kampung halaman berkelebat tumpang tindih.
Mungkin ada sesal di hatinya, keputusan untuk ikut merantau ke ibu kota dan meninggalkan Badrun, laki-laki pujaan hatinya. Oleh sebab pekerjaan Badrun sebagai kuli panggul di pasar tak menjanjikan, ia lantas bersedia menyumbangkan keringatnya sebagai pelayan warung demi memenuhi biaya pernikahan impiannya.
Sementara kekacauan di luar semakin menjadi-jadi. Ibu turut duduk di bangku panjang, menyelonjorkan kaki, mengusap-usap kepalamu. Menyadari bahwa masih ada kau dalam hidupnya sebagai kekuatan untuk bisa melewati hari yang gaduh ini.
Ibu mulai bersenandung. Ia mengelus rambutmu, membisikkan doa-doa di antara senandungnya. Dan kau sesekali mendongak melihat wajah cantiknya, menikmati senandungnya.
’’Orang-orang di luar makin ramai, Bu. Api makin merambat ke mana-mana,’’ suara Ruminah pilu. Tapi, Ibu masih terus bersenandung kecil, seolah ingin meninabobokanmu dalam dekapannya.
Ibu mengeratkan pelukan. Matanya lurus menatap kalender yang tergantung di atas etalase. Ruminah ikut mengalihkan pandangan ke arah kalender. Mereka menatap hari yang sama. Hari ini, Rabu minggu kedua di bulan Mei.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
