Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 September 2023 | 16.31 WIB

Genangan Kenangan

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

Dari situ, Chika nekat kabur, memilih tidak kembali ke tempat bapak kos. Ia muak dengannya. Berjam-jam Chika menyusuri kota dengan taksi, akhirnya ia menemukan rumah kos dalam arti sebenarnya. Di rumah kos baru ini Chika mengaku sebagai karyawati toko roti. Padahal, ia tetap tenggelam dalam dunia prostitusi. Sudah kadung basah, katanya. Memanfaatkan MiChat, Chika berani menjajakan diri. Ia mengganti nomor teleponnya agar bapak kos, bandot tua, penghuni kos lama, kerabat, dan lain-lainnya tidak bisa menghubunginya. Ia ingin hidup dengan suasana dan orang-orang baru.

Lambat laun, Chika tampil sebagai primadona dalam orbit pelacuran kaum elite. Parasnya yang cantik, kulit putih, dan tubuh ranum menjadi kail untuk membangunkan berahi para hidung belang papan atas. Ia pun membanderol diri dengan harga selangit. Hidung belang kelas kampung silakan minggir! Dari jerih payah menjual tubuh inilah saldo Chika menggelembung. Ia pun pindah ke apartemen middle class di barat kota.

Desir angin menyusup dari pintu kaca yang sedikit terbuka, menggerayangi tubuh telanjangnya. Chika menggigil. Ia mengenakan sweter panjang, lalu berjalan menuju balkon. Dari JC Marion lantai 27 ia melihat Surabaya seperti labirin pembuluh darah yang berpendar.

Pikirannya melayang-layang. Wajah ayah dan ibunya terbayang-bayang. Tapi hanya sebentar. Kemudian wajah cleaning service di apartemennya mendadak mengudeta indranya. Sudah sejak lama, sejak pindah ke apartemen itu, Chika jatuh cinta padanya. Di matanya, cleaning service itu adalah laki-laki sempurna untuk dijadikan suami; rajin ibadah, sopan, dan baik hati. Bahkan, Chika pernah memberanikan diri melamarnya, tapi hanya dibalas dengan senyuman, tanpa kata-kata.

Tepat pukul delapan, telepon genggamnya berdering. Chika meninggalkan balkon dan masuk ke kamar, mengangkat panggilan.

”Aku batal ke sana. Istriku kena serangan jantung.”

”Aku makan gaji buta dong, Om?”

”Ah, santai.” Sambungan telepon putus.

Oleh sebab pikirannya sudah kadung menjurus ke cleaning service pujaan hatinya, Chika memberanikan diri untuk meneleponnya. Pada dering ketiga, panggilan itu diangkat.

”Halo, Mbak Chika. Wastafel di kamar Mbak Chika mampet lagi?”

”Aku di JC Marion, Mas. Bisa ke sini? Aku butuh teman ngobrol.”

”Maaf, Mbak. Nggak Bisa.”

”Kenapa, Mas?”

”Aku menghormati kekasihku. Kemarin aku dan dia resmi bertunangan.”

”Oh…” air mata Chika meleleh.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore