
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (baju biru) berfoto bersama pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi usai babak final Indonesia Masters 2018. Greysia/Apriyani kalah 17-21, dan 12-21
JawaPos.com –Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi memupus impian Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara di Indonesia Masters 2018.
Bermain di bawah tekanan suporter Indonesia yang memadati Istora Senayan Jakarta pada Minggu (28/1), Taka-Matsu, sebutan populer Misaki/Ayaka, menunjukkan kelas mereka sebagai peraih medali emas olimpiade.
Mereka tetap bisa bermain dengan tenang, dan dengan mudah mementahkan sejumlah serangan dari Greysia/Apriyani.
Greysia/Apriyani pun untuk ketiga kalinya harus mengakui kehebatan Misaki/Ayaka setelah kalah 17-21, dan 12-21.
Kendati demikian, Misaki/Ayaka mengaku bahwa mereka sempat stress dengan suporter Indonesia yang meneror mereka sepanjang pertandingan.
“Semua penonton mendukung Indonesia. Jujur, kami sangat tertekan. Tapi dengan pengalaman yang kami punya, kami bisa keluar dari rasa stress itu,” kata Ayaka.
Keduanya pun menilai bahwa Greysia/Apriyani bermain cukup baik.
“Mereka kuat, tapi tiga kali pertemuan dengan mreka sudah membuat kami cukup tahu bagaimana harus mengatasi keduanya,” kata Misaki.
Sementara itu, Greysia menyesali kekalahannya dari Misaki/Ayaka. “Kami bisa masuk final memang sebuah pencapaian bagus. Tapi kami kecewa dengan kekalahan ini,” katanya.
Mengenai Misaki/Ayaka, Greysia juga mengakui keduanya sudah berada di level berbeda. “Mereka juara olimpiade, pengalaman mereka sudah sangat banyak. Mereka sudah alami semua up and down. Pernah lama ada di atas, pernah lama juga ada di bawah. Babak final seperti ini bukanlah hal special buat mereka,” ujar Greysia.
Dengan demikian, Indonesia hanya sukses memboyong dua medali emas di Indonesia Masters 2018. Setelah Anthony Sinisuka Ginting meraih juara di sektor tunggal putra, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyusul usai menundukkan Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 11-21, 21-10, dan 21-16.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
