Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Januari 2018 | 00.02 WIB

Kalahkan Greysia/Apriyani, Pasangan Jepang: Suporter Bikin Kami Stress

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (baju biru) berfoto bersama pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi usai babak final Indonesia Masters 2018. Greysia/Apriyani kalah 17-21, dan 12-21 - Image

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (baju biru) berfoto bersama pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi usai babak final Indonesia Masters 2018. Greysia/Apriyani kalah 17-21, dan 12-21

JawaPos.com –Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi memupus impian Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara di Indonesia Masters 2018.


Bermain di bawah tekanan suporter Indonesia yang memadati Istora Senayan Jakarta pada Minggu (28/1), Taka-Matsu, sebutan populer Misaki/Ayaka, menunjukkan kelas mereka sebagai peraih medali emas olimpiade.


Mereka tetap bisa bermain dengan tenang, dan dengan mudah mementahkan sejumlah serangan dari Greysia/Apriyani.


Greysia/Apriyani pun untuk ketiga kalinya harus mengakui kehebatan Misaki/Ayaka setelah kalah 17-21, dan 12-21.


Kendati demikian, Misaki/Ayaka mengaku bahwa mereka sempat stress dengan suporter Indonesia yang meneror mereka sepanjang pertandingan.


“Semua penonton mendukung Indonesia. Jujur, kami sangat tertekan. Tapi dengan pengalaman yang kami punya, kami bisa keluar dari rasa stress itu,” kata Ayaka.


Keduanya pun menilai bahwa Greysia/Apriyani bermain cukup baik.


“Mereka kuat, tapi tiga kali pertemuan dengan mreka sudah membuat kami cukup tahu bagaimana harus mengatasi keduanya,” kata Misaki.


Sementara itu, Greysia menyesali kekalahannya dari Misaki/Ayaka. “Kami bisa masuk final memang sebuah pencapaian bagus. Tapi kami kecewa dengan kekalahan ini,” katanya.


Mengenai Misaki/Ayaka, Greysia juga mengakui keduanya sudah berada di level berbeda. “Mereka juara olimpiade, pengalaman mereka sudah sangat banyak. Mereka sudah alami semua up and down. Pernah lama ada di atas, pernah lama juga ada di bawah. Babak final seperti ini bukanlah hal special buat mereka,” ujar Greysia.


Dengan demikian, Indonesia  hanya sukses memboyong dua medali emas di Indonesia Masters 2018. Setelah Anthony Sinisuka Ginting meraih juara di sektor tunggal putra, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyusul usai menundukkan  Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 11-21, 21-10, dan 21-16.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore