
Pebulu tangkis putri Indonesia Fitriani kemungkinan tidak akan berpuasa di Piala Thomas dan Uber 2018
JawaPos.com - Pebulu tangkis putri Indonesia Fitriani mengaku tidak akan menjalani ibadah puasa selama perhelatan Piala Thomas dan Uber 2018 pada 20-27 Mei nanti.
Sebagai seorang muslimah, Fitri mengaku ia ingin melewati bulan Ramadan dengan berpuasa penuh. Namun, profesinya sebagai seorang atlet membuatnya tidak bisa memaksakan diri walau timbul rasa bimbang di hati.
"Dari pelatnas sih tidak ada paksaan. Tapi memang kondisi saya akan lebih bagus kalau tidak puasa. Jadi ya disarankannya demikian," ujar Fitri, Jumat (18/5).
Kebimbangan Fitri pun juga diutarakan kedua orang tuanya. Beruntung, kedua orang tua Fitri bisa mengerti tugas berat putrinya dalam mengibarkan panji Merah Putih di Bangkok, Thailand.
"Orang tua sendiri juga menyarankan saya tidak puasa. Nggak apa-apa nggak puasa, namanya juga bela negara. Nanti paling (puasanya, Red) dibayar aja," ujar pebulu tangkis mungil itu.
Walaupun pertandingan baru akan mulai pada Minggu (20/5) besok, Fitri yang sudah berada di Bangkok mengaku harus tetap menjaga kekuatan fisik dan staminanya. Dengan statusnya sebagai tunggal putri pertama di tim Uber, Fitri tentunya harus tampil maksimal.
"Yang jelas saya akan liat kondisi dulu, memungkinkan atau tidak berpuasa. Ini adalah ajang kedua saya di Piala Uber. Perbedaanya selain puasa, sekarang saya jadi tunggal pertama. Kalau sebelumnya jadi cadangan ketiga dan keempat. Pastinya juga beban ada, tapi saya ambil yang positifnya saja," tutupnya. (ISA)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
