
Agthony Sinisuka Ginting mampu memanfaatkan kondisi angin untuk mengoptimalkan strateginya.
JawaPos.com - Faktor angin ternyata menjadi penyebab dua tunggal putra Indonesia berbeda nasib pada babak perempat final Singapura Terbuka Superseries 2017. Jika Anthony Sinisuka Ginting mampu akrab dengan angin, Jonatan Christie justru kebalikannya.
Anthony mengaku pengaruh angin turut melatari suksesnya taktik yang diterapkan saat menang atas Vincent Wong Wing Ki dari Hong Kong dengan skor 21-19 dan 21-14, Jumat (14/4). Anthony pun sudah mempelajari permainan Vincent dengan baik. Strategi yang ditentukan dengan pelatih pun mampu berjalan dengan lancar pada saat pertandingan.
“Tadi di awal saya masih melihat kondisi lapangan, angin sama shuttlecock dahulu. Karena angin juga lebih kencang dari kemarin, pada set pertama dan kedua yang penting saya bisa megang depannya dahulu. Dari situ, lawan banyak nyangkut dan bikin salah sendiri. Pertandingan hari ini sesuai dengan analisis saya dengan pelatih,” kata Anthony dalam surat elektronik PBSI.
Di semifinal Anthony akan menghadapi Kidambi Srikanth (India) yang mengalahkan Shi Yuqi (Tiongkok). Srikanth bukanlah lawan yang mudah untuk dihadapi. Anthony berharap penampilannya besok bisa jauh lebih baik dari kali ini.
“Saya harus lebih berani capek dan siap untuk sukar di lapangan. Lebih berani mengadu di lapangan. Harus lebih baik,” ujar Anthony.
Sayang, nasib Jonatan berbeda dengan Anthony. Jonatan terhenti usai berhadapan Lee Dong Keun, Korea, 18-21 dan 19-21. Masalah angin disebut Jonatan turut melatari kegagalannya. Namun, dia tetap mensyukuri pencapaian di Singapura.
“Puji Tuhan saya tetap bersyukur dengan hasil hari ini, walaupun kalah. Pertandingan hari ini terasa sedikit berbeda karena pengaruh situasi lapangan yang berangin. Awalnya mau coba ngenakin dulu, tapi enggak tahu kenapa tiba-tiba pukulan jadi nggak pas. Lawan cuma lebih safe aja dari saya tadi,” ungkap Jonatan. (ira/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
