
COVER BUKU
Kisah Rosalinda (Rohadi) sebagai transpuan dan mewakili suara dari kaum minoritas yang sepanjang perjalanan hidupnya yang digilas oleh putaran roda takdir. Segala hal dalam hidupnya dirampas oleh keluarga dan masyarakat hingga sengaja dipinggirkan dari tatanan sosial. Namun, ialah pewaris dunia ketiga, dunia penuh solidaritas merangkul sesama, mendirikan komunitas transpuan dan aktif di kegiatan pengajian. Kami bertahan dan menabuh genderang (hal 267).
Keseluruhan tubuh dalam prosa ini dibangun secara padat dari mitos-mitos yang berkembang di tengah masyarakat Indonesia, praktik beragama, dan motif yang tersembunyi dari tindakan-tindakan yang agamais. Disampaikan dengan beragam eksplorasi penceritaan, mulai premis-premis cerita, surat-surat, hingga dongeng-dongeng di atas panggung.
Pencerita berlompatan dari satu cerita ke cerita lain tanpa jejak menjadi satu kelebihan sekaligus kekurangan dalam novel ini. Formasi lompatan begitu rumit dan sulit dibaca. Hal tersebut menjadi jebakan untuk para pembaca apakah akan terselamatkan ataukah tersesat dalam permainan akrobat pencerita. Dibutuhkan pembacaan yang cerdas dan tangkas untuk bisa selamat.
Kemudian, ketiadaan sosok yang sempurna, sosok yang utuh dalam novel ini, menjadi poin paling unik. Seluruh tokoh dalam novel ini menonjol dengan sisi buruknya dan tampil dengan segala kerumpangan dalam dirinya. Sesuatu telah dirampas, baik oleh keluarga maupun masyarakat. Begitulah dunia bekerja; tidak pernah ada yang utuh sempurna. (*)
---
*) NITA PUSPITA, Alumnus S-1 Bahasa dan Sastra Universitas Airlangga, awardee Beasiswa LPDP magister sastra

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
