Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juli 2023 | 17.53 WIB

Ajakan untuk Pulang dan Bercengkerama dengan Kenangan

COVER BUKU - Image

COVER BUKU

yang dulu dicuri ibu-bapak

Kampung halaman dan rantau memiliki tempat istimewa dalam imajinasi sastrawan. Buku kumpulan sajak Ketika Aku Pulang, tampaknya, sengaja diciptakan oleh Isbedy sebagai kado persembahan bagi tanah kelahirannya yang telah membentuknya menjadi manusia ’’pemenang”, produktif, dan kreatif, sebagaimana ditunjukkan dalam puisinya dalam sub 42:

maka kuhidupkan kampung

lahirku agar rindu tidak karam

di hatiku terdalam

di ingatanku tak hilang

selalu kubawa kampung itu

ke mana pergi, kuhunjam wajah ayah

di hati sebagai lelaki, tak bilang

kalah sebelum ke panggung

untuk bertarung!

Dalam buku ini, Isbedy dengan segala pengakuan yang telah dia dapat tak lantas tergoda memilih diksi-diksi yang susah dan kadang membingungkan pembaca. Simak bagaimana sang ’’aku lirik” memosisikan dirinya layaknya seorang anak yang tidak bisa berpaling dari pelukan, belaian, dan tutur lembut nasihat-nasihat sang Ibu: ibu yang menatapku dalam// melebihi kedalaman lautan// yang melempar pandangannya// jauh ke balik tinggi gunung// ’’jika kau sudah sampai di sana// kabari ibu, mungkin ingin pulang: // seperti ibu juga rindu kampong”.

*

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore