
PSM Makassar sukses dapatkan poin sempurna saat jamu Madura United.
JawaPos.com - Pertandingan lanjutan pekan ke-11, memberi hasil positif bagi tuan rumah PSM Makassar. Menjamu Madura United di Stadion Mattoanging, Rabu (30/5), pasukan Juku Eja mengakhiri laga dengan skor 2-0.
Sejak pluit tanda babak pertama dibunyikan, tim tamu yang justru tampil lebih menyerang. Agresivitas serangan yang dibangun, membuat tim tuan rumah bekerja keras mengatur ritme untuk tetap mengawal pergerakan. Hampir sepanjang 5 menit pertama, anak-anak Millomir Seslija terus menggempur pertahanan Juku Eja.
Bayu Gatra mendapatkan kesempatan pertamanya melalui tendangan dari luar kota penalti di sisi kiri pertahanan Juku Eja. Rivki Mokodompit yang sigap, langsung mendekap bola yang menyusur tanah. Akibat tekanan yang dilancarkan tim tam, kartu kuning pertama didapat Abdul Rahman di menit 10. Bek tengah itu melanggar penyerang Madura Greg Nwokolo di tengah lapangan.
Perlahan, Pluim dan dan kawan-kawan mulai bangkit. Kesempatan pertama didapatkan melalui kaki Saldi. Gelandang muda itu, memanfaatkan celah dari sektor kanan pertahanan lawan. Sayangnya, tendangannya dengan mudah ditangkap penjaga gawang Angga.
Memasuki paruh waktu babak pertama, jual beli serangan mulai ditunjukkan kedua tim. Greg lagi-lagi sempat menjadi momok bagi pertahanan tuan rumah. Dia mendapat kesempatan di dalam kotak penalti setelah mendapatkan umpan matang Bayu Gatra, tapi belum bisa dimanfaatkan dengan baik.
PSM terus berusaha. Peluang striker Bruce Djite meneruskan umpan Rezky Pellu belum bisa dimanfaatkan maksimal. Sebelum turun minum, Djite kembali mendapatkan kesempatan di depan kotak penalti.
Sayangnya bola hasil umpan dari Pluim belum dimanfaatkan dengan baik. Tendangnya terlalu pelan, jatuh tepat di dalam pelukan penjaga gawang Angga. Skor imbang 0-0 bertahan hingga pluit tanda berakhirnya pertama berbunyi.
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung mempertontonkan intensitas permainan yang lebih tinggi. Jual beli serangan langsung ditonjolkan. Kedua tim pun sama-sama melakukan rotasi permainan besar-besaran. Menit 46 Djite ditarik keluar dan digantikan Ferdinand Sinaga. Pergantian itu, mendapatkan hasil.
Kesempatan yang membuahkan hasil tercipta dari umpan tendangan sudut gelandang muda Saldi. Bola yang melengkung tak didekap baik oleh Angga. Kemelut di menit 57 itu dimanfaatkan oleh Guy Junior, 1-0 untuk tuan rumah.
Usai gol tersebut, pertahanan Madura terus digempur. Seperti punya semangat baru setelah tercipta, Pluim dan kawan-kawan tak mengendorkan serangan. Menit 78, Rizky Pellu akhirnya menggandakan keunggulan tuan rumah setelah mendapatkan umpan matang dari tendangan sudut yang dieksekusi kembali oleh Saldi. Madura makin tertinggal dengan 2 gol.
Madura coba mengubah keadaaan dengan memasukkan 2 pemain sekaligus. Benny Wahyudi ditarik keluar digantikan Guntur Arya dan Alberto de Paulla ditarik keluar di menit 80 digantikan Slamet Nurcahyo. Satu menit kemudian, Nuridin Daronov digantikan Rizky Dwi. Sayangnya rotasi itu belum bisa mendongkrak permainan tim tamu.
Beberapa menit tersisa coba dimanfaatkan Madura. Zah Rahan mendapatkan kesempatan di menit-menut akhir. Sayangnya, peluang itu belum bisa dikonversi menjadi gol.
PSM juga mendapatkan kesempatan terakhir di 3 menit tambahan waktu. Tendangan Ferdinand Sinaga yang mencoba peruntungan dari luar kotak penalti masih tipis di pinggir gawang. Hingga pluit tanda babak kedua berbunyi skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan.
PSM Makassar 2-0 Madura United
(Guy Junior 57', Rizky Pellu 78')
PSM Makassar: Rivky Mokodompit, Abd Rahman, Hasim Kipuw, Reva Adi Utama (Hendra Wijaya 63'), Steven Paulle, Marc Anthony Klok, Rizky Pellu, Saldi, Willem Jan Pluim, Bruce Djite (Ferdinand Sinaga 46' ), Guy Junior (M Rahmat 87' )
Pelatih: Robert Alberts

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
