
Korea Selatan memiliki pengalaman dan teknologi pengembangan energi nuklir, termasuk dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah Korea Selatan melihat peluang kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan energi nuklir untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik yang diperkirakan meningkat seiring perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan pembangunan pusat data (data center).
Konselor Menteri Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta Kim Chanwoo mengatakan, Korea Selatan memiliki pengalaman dan teknologi pengembangan energi nuklir, termasuk dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di luar negeri.
"Kami juga memiliki pengalaman mengekspor teknologi nuklir dan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di luar negeri. Karena itu, terdapat potensi kerja sama di bidang ini," kata Kim dalam lokakarya Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea yang diselenggarakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) dan Korea Foundation, dikutip Minggu (1/11).
Menurut Asosiasi Nuklir Dunia (World Nuclear Association/WNA), Korea Selatan mengoperasikan 26 reaktor nuklir dengan kapasitas sekitar 25.609 megawatt listrik (MWe), yang memasok sekitar sepertiga kebutuhan listrik negara tersebut.
Negara itu juga memiliki empat reaktor yang sedang dalam tahap pembangunan dengan kapasitas total 5.360 MWe.
Kim mengatakan, peningkatan kebutuhan listrik, termasuk untuk memasok pusat-pusat data yang tengah gencar dikembangkan pemerintah Indonesia, akan membutuhkan sumber energi baru.
Menurut dia, nuklir dapat menjadi salah satu opsi untuk memperkuat ketahanan energi nasional, meskipun bukan merupakan energi terbarukan.
Peluang kerja sama tersebut sejalan dengan rencana Indonesia mengembangkan energi nuklir.
Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, pemerintah Indonesia menargetkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW), termasuk 42,6 GW dari energi baru terbarukan dan 10,3 GW dari penyimpanan energi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022