
Ephrem Haile (kanan) bersama istrinya, Tibebe Menbere, di restoran mereka, Little Ethiopia Restaurant and Bar, di Tokyo. (Kyodo)
JawaPos.com - Pengetatan aturan visa di Jepang mulai membuat sebagian warga asing yang tinggal dan menjalankan bisnis di negara tersebut mempertimbangkan untuk pergi. Kebijakan baru yang memperketat persyaratan visa bisnis dan rencana pengetatan izin tinggal permanen dinilai dapat mempercepat tren tersebut.
Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Ray Hoe, pengusaha asal Singapura yang meninggalkan Jepang pada 18 Juli setelah gagal memperpanjang visa Business Manager miliknya.
Ray sebelumnya bermimpi menjadi pengusaha hotel. Ia melihat Kota Toyama sebagai lokasi potensial untuk menarik wisatawan yang ingin menghindari destinasi Jepang yang mengalami overtourism.
"Saya selalu tertarik dengan kota-kota kecil karena di sana Anda bisa mendapatkan gambaran berbeda tentang Jepang yang sebenarnya," kata Ray.
Dengan pengalaman di pasar Asia Tenggara, Ray merasa dapat membantu target pemerintah Jepang mendatangkan 60 juta wisatawan pada 2030.
Namun, persyaratan visa yang berubah secara mendadak membuat rencananya berantakan.
Saat pertama mengajukan visa Business Manager, petugas imigrasi menyarankan Ray memanfaatkan pengalamannya sebagai pemilik bisnis pakaian untuk membangun usaha di Jepang terlebih dahulu sebelum beralih ke bisnis hotel.
Ray kemudian menyewa tempat usaha di Osaka dan mulai mempersiapkan bisnis pakaian. Namun, ketika mulai mendengar tentang perubahan persyaratan visa dan kenaikan modal yang dibutuhkan, ia mengubah rencana.
"Saya sebagai pemilik bisnis menyadari bahwa saya tidak membutuhkan JPY 30 juta untuk bisnis pakaian. Itu hanya membuang uang," ujarnya.
Ray akhirnya membeli sebuah ryokan bergaya Jepang berusia 77 tahun di Toyama pada November untuk direnovasi menjadi hotel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022