Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 23.49 WIB

Kopdes Merah Putih Dianggap Lebih Terkesan Proyek Infrastruktur ketimbang Ekonomi

Ilustrasi bangunan Kopdes Merah Putih. (dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi bangunan Kopdes Merah Putih. (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Badiul Hadi, menilai implementasi Kopdes Merah Putih lebih terkesan proyek infrastuktur ketimbang ekonomi.

Menurutnya, dalam perjalananya implementasi Kopdes Merah Putih hingga saat ini masih menyisakan persoalan fundamental akibat pola bisnis yang belum jelas.

“Fokus kebijakan lebih menekankan pembentukan kelembagaan dan pembangunan fisik dibanding desain ekosistem usaha. Tanpa peta bisnis berbasis potensi desa, koperasi berisiko mjd proyek infrastruktur, bukan instrumen transformasi ekonomi,” ujar Badiul kepada JawaPos.com, Sabtu (18/7).

Badiul menilai, Kopdes Merah Putih seharusnya berperan sebagai pengungkit ekonomi, bukan menjadi pelaku usaha yang justru mengambil pangsa pasar anggotanya sendiri.

"Kopdes Merah Putih seharusnya menjadi economic enabler, bukan pelaku usaha yang mengambil pasar anggota. Fokusnya harus pada pengadaan bersama, pengolahan hasil produksi, perluasan akses pembiayaan, penguatan logistik, pemasaran, hingga digitalisasi," ujarnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut akan memperkuat daya saing pelaku UMKM di desa tanpa memindahkan keuntungan dari pelaku usaha lokal ke lembaga baru.

"Dengan begitu, koperasi berfungsi memperkuat daya saing UMKM, bukan memindahkan keuntungan dari pelaku usaha lokal ke lembaga baru," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program Kopdes Merah Putih tidak boleh hanya diukur dari banyaknya koperasi yang dibentuk, besarnya anggaran yang digelontorkan, maupun jumlah bangunan yang didirikan.

"Indikator utamanya adalah meningkatnya pendapatan anggota, pertumbuhan omzet UMKM, terciptanya lapangan kerja, membaiknya kualitas tata kelola koperasi, tingginya partisipasi anggota, serta berkurangnya ketergantungan desa terhadap bantuan pemerintah. Capaian tertinggi dari program ini adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore