
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf/Bekraf Yuke Sri Rahayu. (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menegaskan pentingnya hilirisasi produk lokal untuk memperkuat daya saing industri kreatif nasional di pasar global. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu melahirkan merek lokal berkelas dunia.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf/Bekraf Yuke Sri Rahayu mengatakan subsektor kuliner masih menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif.
"Subsektor kuliner menjadi kontributor terbesar dengan pangsa sekitar 41,0 persen terhadap total PDB ekonomi kreatif. Secara bersama-sama, tiga subsektor utama kuliner, fashion, serta kriya menyumbang sekitar 69,42 persen dari total PDB ekonomi kreatif," kata Yuke dalam sambutannya di House of Rasa, PIK 2, Tangerang, Kamis (16/7).
Meski memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, Yuke menilai industri kreatif masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan nilai tambah produk melalui proses hilirisasi.
Menurut dia, penguatan hilirisasi penting untuk membangun merek-merek lokal yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.
“Kita tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar bagi merek asing, tetapi kita juga harus menjadi pemain utama di tingkat regional maupun global sebagai produk bernilai tambah tinggi yang memiliki merek atau brand yang kuat,” tegasnya.
Di tengah transformasi industri Food & Beverage (F&B) yang bergerak semakin cepat, kebutuhan pasar tidak lagi hanya sebatas produk berkualitas. Industri kini membutuhkan inovasi yang berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta ekosistem yang mampu mempercepat pertumbuhan seluruh pelaku usaha.
Sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan nasional, CEO Rasa Group, Sherley Ruslie mengatakan penting untuk membuat ruang kolaborasi yang mendorong lahirnya inovasi, pengembangan talenta, serta peningkatan daya saing industri F&B Indonesia.
"House of Rasa menjadi simbol transformasi Rasa Group dari sebuah perusahaan penyedia solusi bahan baku menjadi perusahaan yang membangun ekosistem pertumbuhan industri," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
