Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juni 2026 | 23.38 WIB

Bakom Klaim Harga Pupuk Turun Tingkatkan Kesejahteraan Petani, NTP Tertinggi dalam 34 Tahun Terakhir

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengklaim sejumlah kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada para petani. 

Salah satu langkah penting pemerintah adalah memastikan ketersediaan pupuk subsidi melalui penambahan kuota hingga dua kali lipat menjadi 9,5 juta ton. 

"Di era kepemimpinan Presiden Prabowo, bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani telah ditunjukkan lewat berbagai kebijakan. Untuk menjamin pupuk subsidi selalu tersedia dalam jumlah cukup dan tepat waktu, pemerintah menambah kuantum pupuk subsidi hingga dua kali lipat menjadi 9,5 juta ton dan memangkas rantai birokrasi," kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6).

Selain itu, pemerintah juga memangkas rantai birokrasi agar pupuk lebih cepat diterima petani.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, penyaluran pupuk kini dilakukan langsung dari PT Pupuk kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau koperasi, kemudian diteruskan kepada petani. 

Proses penebusan pun semakin sederhana karena petani cukup membawa KTP, sementara seluruh sistem penyaluran telah terintegrasi secara digital sehingga lebih transparan dan mudah dipantau.

Tak hanya itu, pemerintah juga menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20 persen sejak Oktober 2025. Harga pupuk urea yang sebelumnya Rp2.250 per kilogram turun menjadi Rp1.800 per kilogram, sedangkan pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram. 

Pemerintah juga kembali memberikan pupuk subsidi bagi sektor perikanan sebanyak 295.000 ton setelah sempat dihentikan selama empat tahun.

Bantuan Alsintan hingga NTP Naik

Selain memperbaiki tata kelola pupuk, pemerintah juga mempercepat modernisasi pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore