
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kebutuhan transformasi digital di industri tekstil dan garmen Indonesia terus meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah mendorong modernisasi sektor manufaktur dan mendorong daya saing ekspor.
Menurut data Kementerian Perindustrian RI yang dipaparkan dalam ajang Indo Intertex–Inatex 2026 pada Mei lalu, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional berhasil menarik investasi sebesar Rp20,23 triliun serta menyerap 3,96 juta tenaga kerja.
Angka tersebut menunjukkan bahwa industri tekstil tetap memiliki daya tarik investasi yang kuat dan memainkan peran penting dalam menopang aktivitas manufaktur nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Guna mendukung industri tekstil, sejumlah produsen berlomba menginisiasi manufaktur cerdas yang memadukan AI, otomatisasi, dan konektivitas skala pabrik untuk membantu pelaku industri tekstil dan garmen meningkatkan produktivitas, serta merespons perubahan pasar dengan lebih cepat.
"Transformasi menuju manufaktur cerdas semakin relevan bagi industri tekstil dan garmen di kawasan Asia Tenggara, termasuk di sejumlah negara seperti Indonesia dan Vietnam. Di Indonesia, misalnya, pemerintah setempat bertekad merevitalisasi industri tekstil dan garmen," kata CEO Jack Technology, Moli dalam keterangannya, dikutip Rabu (24/6).
Menurutnya, prospek industri tekstil Indonesia juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dalam jangka panjang. Laporan terbaru dari IMARC Group, perusahaan riset pasar dan konsultan global asal India, nilai pasar manufaktur tekstil Indonesia mencapai sekitar USD42 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD64,2 miliar pada 2034. IMARC Group memperkirakan industri ini akan melaju dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 4,84 persen pada periode 2026–2034.
Moli mengatakan, proyeksi tersebut mencerminkan peran Indonesia yang semakin penting dalam rantai pasok tekstil dan garmen regional. Pertumbuhan pasar yang berkelanjutan, didukung oleh permintaan domestik maupun ekspor, mendorong pihak produsen untuk terus meningkatkan daya saing melalui modernisasi proses produksi dan pemanfaatan teknologi yang lebih terintegrasi.
"Sejalan dengan perkembangan industri, perusahaan tekstil dan garmen tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kapasitas produksi, namun juga mampu beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan kebutuhan pelanggan dan dinamika pasar. Karena itu, penerapan teknologi digital dan otomatisasi kelak menentukan proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan operasional yang lebih optimal," ujar Moli.
Dalam hal ini, Moli mengungkapkan peluncuran SmartLink Master menandai transformasi strategis Jack Technology dari produsen peralatan jahit menjadi penyedia solusi manufaktur cerdas terpadu untuk sistem produksi yang fleksibel dan responsif terhadap perubahan pasar.
Teknologi ini dirancang dengan Polaris AI Intelligent System dan platform Mendix milik Siemens, serta mengintegrasikan sejumlah teknologi mutakhir seperti SkyFox AI Vision, Spirit-Ape AI Kitting, dan Lightning AI Distribution.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
