Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 18.20 WIB

Pasar Mesin Perkakas RI Berpotensi Tembus USD 4 Miliar, Peluang bagi Industri Manufaktur Nasional

Ilustrasi industri manufaktur mesin perkakas. (Istimewa) - Image

Ilustrasi industri manufaktur mesin perkakas. (Istimewa)

JawaPos.com - Prospek pasar mesin perkakas di Indonesia semakin cerah sejalan dengan pertumbuhan sektor manufaktur nasional dan lonjakan kebutuhan industri terhadap teknologi produksi yang lebih modern, efisien, dan presisi. Lembaga Ken Research memproyeksikan nilai pasar mesin perkakas Indonesia mencapai USD 4 miliar.

Momentum ini turut mendorong minat pelaku industri global untuk memperluas investasi dan memperkenalkan inovasi teknologi manufaktur di pasar dalam negeri. Potensi pasar yang besar tersebut menjadi momentum bagi edisi perdana CMES Indonesia International Machine Tool Exhibition yang akan digelar pada 3–5 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. 

Pameran ini akan menghadirkan pelaku industri mesin perkakas, manufaktur, dan otomatisasi dari berbagai negara untuk menjajaki peluang bisnis, serta mempercepat adopsi teknologi industri di Indonesia.

Industri pengolahan logam kini beralih dari teknik casting biasa menuju manufaktur komponen dengan presisi tinggi. Tren ini didorong permintaan dari sektor otomotif, elektronika, infrastruktur, dan energi baru. Namun, perkembangan industri mesin perkakas di Indonesia masih berada dalam tahap awal," kata Perwakilan CMES Indonesia, Sun Xiao Li, di Jakarta, Kamis (11/6).

Sektor manufaktur menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan ekonomi nasional pada 2026. Kementerian Perindustrian (Kementerian) RI menargetkan industri manufaktur tumbuh 5,51 persen.

Faktor pendorongnya berasal dari kinerja sejumlah sektor strategis, termasuk industri logam dasar yang diproyeksikan tumbuh hingga 14 persen; industri barang logam, komputer, elektronik dan optik ditargetkan tumbuh 4,81 persen; serta industri mesin dan perlengkapan sebesar 4,78 persen. 

Target tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan investasi industri, dan mendorong modernisasi fasilitas produksi di berbagai sektor.

Sehingga, membuka peluang bagi sektor mesin perkakas yang berperan penting mendukung aktivitas manufaktur. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap teknologi produksi yang lebih modern, presisi, dan terotomatisasi. 

CMES Indonesia 2026 akan memamerkan berbagai inovasi terbaru di bidang mesin perkakas, pemrosesan logam, peralatan manufaktur presisi, otomatisasi pabrik, robotika, hingga teknologi industri pintar. Ajang ini juga menjadi wadah bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan bisnis, menjalin kemitraan strategis, serta mempercepat transfer teknologi guna mendukung modernisasi industri nasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore