
Kementerian PU dan PT Brantas Abipraya (Persero) rekonstruksi 10 wilayah di Sumatera Barat, Senin (19/1). (ANTARA)
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmen mempercepat pemulihan/rekonstruksi infrastruktur di 10 daerah terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).
Upaya pemulihan infrastruktur 10 wilayah itu meliputi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, dan Kota Padang.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kementeriannya bersama Brantas Abipraya dan BUMN Karya lainnya, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terus bekerja hand in hand dalam pemulihan wilayah terdampak agar dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Menurut Dody, percepatan penanganan ini dilakukan agar masyarakat wilayah terdampak dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan lebih tenang dan optimal. Direktur Operasi I Brantas Abipraya Muhammad Toha Fauzi mengatakan, kesiapan perusahaan mendukung penuh program pemulihan tersebut.
"Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana, dan setiap langkah pemulihan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak," ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Senin (19/1).
Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya terus berkomitmen mendukung langkah Kementerian PU dalam mempercepat penanganan usai bencana.
Kolaborasi ini difokuskan pada percepatan pemulihan infrastruktur vital, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, perekonomian, hingga infrastruktur sosial lainnya, guna memastikan layanan publik kembali berjalan dan aktivitas masyarakat pulih secara normal.
Kehadiran Brantas Abipraya di lokasi bencana juga menjadi bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menjaga konektivitas dan keselamatan aktivitas masyarakat. Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan para pemangku kepentingan, proses penanganan dilakukan secara cepat, terukur, serta mengedepankan aspek keselamatan.
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerah. Dirinya menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian PU, dan BUMN konstruksi menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi usai bencana.
Pemulihan itu tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan infrastruktur yang kembali berfungsi, diharapkan aktivitas warga dapat segera pulih dan roda perekonomian daerah kembali bergerak.
Melalui kolaborasi solid antara Brantas Abipraya dan Kementerian PU, pemulihan wilayah terdampak di Sumatera Barat diharapkan berjalan lebih cepat, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
