Jeff Bezos menegaskan pengalaman kerja dan pendidikan sebagai fondasi inovasi ekonomi global (Dok. Fortune)
JawaPos.com - Di tengah dominasi narasi Silicon Valley yang kerap mengglorifikasi pendiri perusahaan teknologi tanpa gelar akademik, pendiri Amazon Jeff Bezos menyampaikan koreksi penting.
Bagi Bezos, keberhasilan inovasi tidak semata ditentukan oleh keberanian memulai sejak muda, melainkan oleh kedalaman pengalaman kerja yang membentuk kapasitas kepemimpinan, pengambilan keputusan, dan ketahanan bisnis jangka panjang.
Selama dua dekade terakhir, kisah sukses pendiri teknologi yang keluar dari perguruan tinggi seperti Mark Zuckerberg yang meluncurkan Facebook dari asrama Universitas Harvard pada 2004, serta Bill Gates yang meninggalkan Harvard untuk mendirikan Microsoft pada 1975 sering diposisikan sebagai model ideal kewirausahaan global. Namun, Bezos menilai pola tersebut tidak bisa dijadikan patokan universal bagi generasi baru.
Dilansir dari Fortune, Kamis (15/1/2026), Bezos menegaskan bahwa meski "mungkin saja" seseorang berusia 18, 19, atau 20 tahun keluar dari perguruan tinggi dan menjadi pengusaha hebat, kasus Zuckerberg dan Gates merupakan pengecualian.
"Mereka adalah pengecualian terhadap gagasan bahwa semua perusahaan teknologi besar didirikan oleh mereka yang putus kuliah," ujar Bezos.
Dalam wawancara pada ajang Italian Tech Week musim gugur lalu, Bezos menjelaskan bahwa pengalaman bekerja di perusahaan mapan memberikan fondasi krusial bagi inovasi.
"Saya selalu menyarankan anak-anak muda: bekerjalah terlebih dahulu di perusahaan dengan praktik terbaik, di tempat Anda bisa mempelajari banyak hal mendasar, seperti bagaimana merekrut orang dengan baik dan melakukan wawancara," katanya.
Menurut Bezos, proses pembelajaran di organisasi besar bukan sekadar teknis, melainkan membentuk cara berpikir strategis. Dengan nada serupa, dia menambahkan bahwa bekerja lebih dulu sebelum mendirikan perusahaan sendiri "meningkatkan peluang" untuk meraih keberhasilan. "Masih ada banyak waktu untuk memulai perusahaan setelah Anda menyerap pengalaman tersebut," ujarnya.
Pendekatan itu tercermin dalam perjalanan Bezos sendiri. Berdasarkan data Forbes, Bezos saat ini menempati peringkat keempat orang terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar 247,6 miliar dolar AS setara sekitar Rp 4.175 triliun dengan kurs Rp 16.860 per dolar AS.
Dia mendirikan Amazon pada usia 30 tahun, setelah hampir satu dekade mengumpulkan pengalaman profesional, sebuah fase yang menurutnya memperkuat fondasi strategis perusahaan sejak awal.
Sebaliknya, Gates dan Zuckerberg mendirikan Microsoft dan Facebook pada usia 19 tahun. Meski demikian, Zuckerberg kini menempati peringkat keenam orang terkaya dunia dengan kekayaan sekitar 211,2 miliar dolar AS, sementara Gates berada di posisi ke-18 dengan 104,2 miliar dolar AS.
Bezos meyakini jeda waktu tersebut justru meningkatkan ketahanan Amazon. "Sepuluh tahun pengalaman ekstra itu benar-benar meningkatkan kemungkinan Amazon berhasil," katanya.
Keberhasilan itu tercermin pada posisi Amazon saat ini, dengan kapitalisasi pasar sekitar 2,64 triliun dolar AS, menjadikannya salah satu perusahaan paling bernilai di dunia.
Selain pengalaman kerja, Bezos juga menekankan peran pendidikan formal. Dia lulus summa cum laude dari Princeton University pada 1986 dengan gelar sarjana teknik.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
