Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 November 2025 | 07.02 WIB

KAI DAOP 6 Jogja Amankan Barang Penumpang Tertinggal senilai Rp 1,8 Miliar selama Januari-Oktober 2025

Stasiun Tugu atau Stasiun Yogyakarta yang jadi stasiun kereta api utama di Jogja, lokasinya dekat dengan tempat wisata. - Image

Stasiun Tugu atau Stasiun Yogyakarta yang jadi stasiun kereta api utama di Jogja, lokasinya dekat dengan tempat wisata.

JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Jogjakarta mencatat telah menyelamatkan barang tertinggal milik penumpang kereta api senilai Rp 1,8 miliar selama periode Januari-Oktober 2025.

"Dari periode Januari-Oktober 2025 ada total 994 item barang dengan total nilai Rp 1,8 miliar. Sebanyak 84 persen barang sudah diambil pemiliknya, sisanya masih proses verifikasi," ujar Manager Humas KAI Daop 6 Jogjakarta Feni Novida Saragih, Jumat (28/11).

Menurut Feni, sistem layanan penanganan barang tertinggal atau hilang ("Lost and Found") yang dimiliki KAI merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan kereta api.

"Barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab masing-masing individu, namun KAI tetap menjadikan keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas layanan," kata dia.

Feni memastikan setiap barang yang tertinggal langsung didata dan dimasukkan ke dalam sistem "Lost and Found" KAI.

Barang penumpang yang tertinggal dan telah diamankan dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah melalui proses verifikasi sesuai prosedur yang berlaku.

Feni mengatakan KAI Daop 6 Jogjakarta secara aktif terus mengimbau seluruh penumpang untuk lebih memperhatikan barang bawaannya, baik saat menunggu di stasiun maupun selama perjalanan.

Petugas KAI juga secara berkala menyampaikan peringatan agar penumpang tidak meninggalkan dan senantiasa menjaga barang pribadi di kursi, rak bagasi, atau area publik lainnya.

"KAI Daop 6 Jogjakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk senantiasa memeriksa kembali barang bawaannya saat akan meninggalkan stasiun atau setelah turun dari kereta api," ujar dia.

Selain itu, Feni juga menyampaikan pentingnya manajemen waktu saat akan melakukan perjalanan dengan kereta api dengan memperhatikan jadwal keberangkatan.

"Bawalah barang pribadi secukupnya dan datang lebih awal supaya penumpang lebih fokus dan tidak terburu-buru, untuk menimalisir risiko barang bawaan tertinggal. Begitu juga saat akan turun dari KA, agar fokus dan pastikan lagi barang bawaan sebelum turun," kata Feni.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore