
ILUSTRASI. Tak sedikit transformasi digital berakhir gagal. (Global Digital Assurance)
JawaPos.com - Perubahan organisasi kini terjadi lebih cepat dari sebelumnya. Namun, jika salah dikelola, transformasi justru menjadi beban mahal bagi perusahaan.
Studi McKinsey mencatat hampir 70 persen upaya transformasi berakhir gagal. Sebabnya apa? Karena tujuan tidak jelas, minim dukungan karyawan, dan lemahnya struktur perubahan.
Kegagalan ini tidak hanya menghambat kinerja, tetapi juga membawa kerugian besar: produktivitas menurun, investasi terbuang, hingga tim kehilangan motivasi. Penelitian Bain & Company tahun 2024 bahkan menegaskan hanya 12 persen transformasi skala besar yang mencapai target awal.
Faktor kunci keberhasilan menurut laporan itu adalah kepemimpinan yang fokus, pembagian beban kerja yang tepat, dan peran Chief Transformation Officer yang masih jarang ada di perusahaan.
Di kawasan seperti Indonesia dan Asia Tenggara, tantangan makin kompleks. Dinamika pasar, transformasi digital, serta perubahan tenaga kerja menuntut strategi perubahan yang kontekstual, bukan sekadar menyalin kerangka kerja global.
“Organisasi di ASEAN menghadapi tantangan serupa: bagaimana membuat orang mau menerima perubahan. Yang dibutuhkan adalah strategi praktis dan lokal agar hasilnya nyata,” kata R.A. Thiagaraja, advokat kepemimpinan perubahan di Asia Tenggara sekaligus Ketua ASEAN Change Management Conference (ACMC) melalui catatannya.
Konferensi sendiri ACMC ke-2 akan digelar di Kuala Lumpur pada 1–2 Oktober 2025 dengan tema 'Advancing Results, Change Done Right!'. Edisi kali ini menitikberatkan pada solusi praktis untuk menghadapi resistensi budaya, dinamika organisasi, hingga perbedaan industri di ASEAN.
“Perubahan di ASEAN tidak bisa disamaratakan. Keberhasilan datang dari pemahaman terhadap realitas lokal dan strategi yang efektif di lapangan,” tambah Thiagaraja, yang juga CEO K-Pintar Sdn Bhd, penyelenggara acara.
Tahun ini, ACMC juga menggandeng Institut Tadbiran Awam Negara (INTAN) sebagai mitra strategis, menegaskan pentingnya transformasi bukan hanya di sektor swasta, tetapi juga di lembaga publik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
