Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 19.36 WIB

Menperin Agus Gumiwang Sebut Sudah Banyak Industri yang Gunakan Ekonomi Sirkular untuk Wujudkan Transformasi Hijau

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa penerapan ekonomi sirkular telah banyak dilakukan oleh industri di Indonesia sebagai langkah penting menuju transformasi hijau dan target net zero emission 2050.

Menurutnya, pendekatan ini bukan hanya menekan emisi dan mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, sekaligus membuka lapangan kerja hijau.

“Ekonomi sirkular menjadi pilar penting dalam mewujudkan transformasi industri hijau. Banyak perusahaan sudah melakukannya, seperti mengolah sampah plastik menjadi kemasan baru, melebur scrap metal menjadi baja, hingga memanfaatkan sekam padi untuk biomassa sebagai energi alternatif,” ujar Agus dalam sambutannya di ajang Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 di Jakarta Convention Center, Minggu (24/8).

AIGIS tahun ini juga menjadi momentum pemberian Penghargaan Industri Hijau bagi pelaku industri, lembaga sertifikasi, auditor, dan pemerintah daerah yang konsisten menerapkan prinsip berkelanjutan. Salah satu penerima penghargaan adalah PT Sarihusada Generasi Mahardhika – Pabrik Prambanan yang berhasil meraih Peringkat Pertama Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau untuk kategori industri menengah dan besar. Ini merupakan kali kedua Sarihusada meraih penghargaan serupa secara berturut-turut.

Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia, menyebut capaian ini sebagai bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mendukung agenda nasional maupun target global menuju net zero carbon.

“Pencapaian ini memperkuat keyakinan kami bahwa praktik industri hijau merupakan elemen krusial untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Selain penghargaan untuk Sarihusada, Menperin juga menekankan bahwa agenda dekarbonisasi perlu dipandang sebagai peluang, bukan beban. Transformasi industri, lanjutnya, harus dilakukan dengan langkah nyata seperti efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, teknologi carbon capture and utilization (CCU), serta praktik ekonomi sirkular.

Andi Rizaldi, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, menambahkan bahwa AIGIS diharapkan bisa menjadi platform kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pengurangan emisi karbon.

“Dengan membangun ekosistem industri hijau, transformasi menuju ekonomi rendah karbon tidak hanya menjaga daya saing global, tetapi juga membuka peluang investasi dan inovasi berkelanjutan,” tandasnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore