
PLN IP bersama BKKBN Provinsi Jawa Barat meluncurkan program inovasi sosial Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Kamis (21/8). (ANTARA/PLN IP)
JawaPos.com - Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2024, menunjukkan sebanyak 53 persen perempuan Indonesia usia 25-49 tahun bekerja. Di Jawa Barat, angka partisipasi kerja perempuan mencapai 51 persen, yang mencerminkan meningkatnya peran ganda ibu sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak.
Sementara, data BKKBN 2023 menunjukkan bahwa 68 persen anak usia dini masih diasuh oleh keluarga besar tanpa standar pengasuhan yang memadai. Berangkat dari fenomena sosial ini, PT PLN Indonesia Power (PLN IP) bersama BKKBN Provinsi Jawa Barat meluncurkan program inovasi sosial Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) di TPA Tadika Gemilang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai upaya membantu menyiapkan generasi emas Indonesia.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui pendekatan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada masyarakat. Program Tamasya hadir sebagai solusi strategis untuk menyediakan layanan pengasuhan anak usia dini yang holistik, integratif, dan berkualitas, mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, dan spiritual.
"Selain itu, program ini mendorong keterlibatan aktif orang tua melalui kelas pengasuhan dan pengasuhan edukatif," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (21/8).
Bernadus juga menyampaikan program ini merupakan ekosistem keberlanjutan, yang sejalan dengan Astacita pemerintah poin ke-4 yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). "Kami percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah investasi pada anak-anak hari ini. Tamasya adalah bentuk nyata kontribusi PLN Indonesia Power dalam membangun ekosistem pengasuhan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ujarnya.
Program Tamasya merupakan bagian dari proyek prioritas nasional dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga. "Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, PLN IP berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga dan mendukung lahirnya generasi emas Indonesia," sebut Bernadus.
Peluncuran program Tamasya di Jawa Barat ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BKKBN dan PLN Indonesia Power, serta peresmian TPA mitra pelaksana, yaitu TPA Tadika Gemilang, Kabupaten Garut (UBP Kamojang), TPA Tunas Bangsa, Kabupaten Sukabumi (UBP Gunung Salak), TPA As Salam dan Doa Bangsa (UBP Pelabuhan Ratu), serta TPA Miria Daycare dan TPA Daycare Quran Madani (UBP Saguling).
Program Tamasya telah menjangkau 6 lokasi di wilayah Jawa Barat, dengan rincian jumlah anak usia dini yang terlayani 437 anak dan pengasuh yang dilatih melalui KERABAT 108 orang. Ketua Yayasan TPA Tadika Gemilang Garut Eko Cahyono menyampaikan bahwa program ini menjadi jawaban atas inovasi sosial yang dampaknya langsung bisa dirasakan.
"Dengan adanya Tamasya, kami tidak hanya mendapat pelatihan, tapi juga pendampingan menyeluruh. Anak-anak jadi lebih aktif, dan orang tua pun lebih terlibat," tegasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
