Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 16.58 WIB

QRIS hingga Mangga Dua Bikin Paman Trump Gerah, Dinilai sebagai Trade Barrier, ini Kata Pemerintah Indonesia

Ilustrasi kebijakan Donald Trump yang membuat perangkat pendukung miner bitcoin menjadi sangat mahal. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi kebijakan Donald Trump yang membuat perangkat pendukung miner bitcoin menjadi sangat mahal. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com - Di tengah negosiasi pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump, muncul bahasan dari AS mengenai QRIS dan Mangga Dua. Dalam laporan dokumen US 2025 National Trade Estimate Report mengenai trade barrier yang tersebar di media sosial, AS menjelaskan beberapa hal yang dianggap merugikan AS, salah satunya adalah QRIS.

QRIS yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 2019 disebutkan dapat menyebabkan hambatan bagi perusahaan AS. Seperti diketahui, ada dua perusahaan sistem pembayaran asal AS yang mendominasi global, yakni Visa dan Mastercard.

Sementara, untuk Mangga Dua, AS menyoroti kondisi pusat perbelanjaan itu yang dianggap mempermudah beredarnya barang bajakan dan palsu di Indonesia. Atas klaim AS itu, hal itu dianggap menciptakan persaingan yang tidak sehat bagi produk-produk asli yang diekspor ke Indonesia.

Saat ini, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tengah dalam proses negosiasi dengan pemerintah AS terkait tarif resiprokal. Saat ditanya terkait bahasan QRIS maupun Mangga Dua, Airlangga menyebut bahwa pemerintah Indonesia terbuka untuk berkolaborasi terkait QRIS.

"Terkait dengan QRIS atau payment gateway nasional, Indonesia sebetulnya terbuka untuk para operator luar negeri termasuk Mastercard atau Visa. Untuk di sektor kartu kredit tidak ada perubahan. Untuk sektor payment gateway ini mereka terbuka untuk masuk di dalam front end maupun berpartisipasi. Dan itu level playing field dengan yang lain. Ini sebetulnya masalahnya hanya penjelasan," ujar Airlangga pada konferensi pers, Jumat (25/4).

Sementara, untuk bahasan terkait Mangga Dua, Airlangga memastikan tidak ada pembahasan terkait hal itu. "Tidak ada pembahasan mengenai Mangga Dua. Bahkan kita belum bahas detail inti, jadi ini pertanyaan yang diramaikan ini variasinya banyak," imbuh Airlangga.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore