
PAKET LENGKAP: Camper van yang disewakan bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi berkemah di mobil. Pelaku usaha tidak hanya menyediakan kendaraan, tapi juga mengelola tempat wisata yang dingin dituju. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Pariwisata tidak hanya berhubungan dengan menikmati destinasi. Sensasi menginap dan perjalanan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Aktivitas menikmati alam dengan berkemah di mobil salah satunya yang ingin dicari. Khususnya, masyarakat di kota besar.
---
TERKESAN pengalaman pertama mengikuti aktivitas berkemah menggunakan camper van ke Majalengka, Jawa Barat, Miranda Warokka langsung memiliki inspirasi untuk memulai jasa layanan kamping di mobil.
Menurut dia, berkemah di mobil sangat mengasyikkan. Namun, di sisi lain, camper van tidak mudah untuk dibuat sendiri. Dari pengalaman itu, Miranda meyakini banyak masyarakat urban di kota besar seperti Jakarta yang memiliki demand untuk merasakan experience camper van.
Miranda pun ingin memiliki usaha jasa layanan berwisata. Karena bukan sebagai pemain yang pertama, dia menawarkan sesuatu yang berbeda. Apalagi, saat ini sudah banyak pihak yang menyediakan camper van-nya saja. Miranda memilih untuk menawarkan layanan yang menyeluruh.
Mulai camper van, perlengkapan, hingga sopir. Bahkan, tempat destinasi yang dituju juga ikut dikelola brand yang bernama Djurnal Tamasya tersebut. ”Intinya, customer tinggal bawa tas saja. Dari awal kita memang ingin mem-provide yang nggak ingin ribet,” ujarnya.
Menurut Miranda, konsep yang ditawarkan tersebut terbukti berhasil menggaet konsumen-konsumen yang baru kali pertama berkemah menggunakan van. ”Biasanya hal yang paling dikhawatirkan oleh orang yang ingin mencoba kamping adalah toilet. Nah, untuk itu kita juga kelola tempat destinasi yang dituju, yang segala kebutuhan konsumen, termasuk toilet, sudah disediakan dengan sangat nyaman,” bebernya.
Djurnal Tamasya menawarkan dua macam destinasi. Yaitu, berkemah di area pegunungan dan satu lagi di kawasan pantai. Paket standar yang ditawarkan adalah 2 hari 1 malam untuk 4 orang. Untuk urusan mobil, Miranda telah memodifikasi tiga unit armada. Yakni, Hyundai H1 dan Mercedes Vito.
’’Sejauh ini permintaan sangat positif. Hampir setiap weekend di setiap bulan, tiga unit selalu tersewa. Memang sementara sebagian besar permintaan di weekend,” urai Miranda.
Melihat pola tersebut, Miranda pun berupaya menambah paket layanan untuk segmen konsumen yang tidak punya banyak waktu atau masih ragu untuk menginap. Yaitu, paket satu hari perjalanan. ”Biasanya ibu rumah tangga yang tidak bisa meninggalkan keluarganya lama-lama itu lebih prefer paket satu hari perjalanan,” tambahnya.
Menurut Miranda, prospek bisnis itu cukup menjanjikan, terutama untuk diaplikasikan di kota besar seperti Jabodetabek. Sebab, tidak semua orang mau untuk memodifikasi mobil pribadinya menjadi kendaraan yang bisa untuk kamping. Belum lagi, memodifikasi sebuah mobil untuk menjadi sebuah camper van membutuhkan biaya sekitar Rp 100–300 juta.
”Itu yang menjadi concern bisnis ini, kami menawarkan experience yang mungkin selama ini orang sangat ingin mencoba, tapi tidak bisa kesampaian karena tidak memiliki camper van sendiri,” kata Miranda.
TIPS DAN TRIK BISNIS SEWA CAMPER VAN
- Tentukan market yang ingin disasar.
- Pilih kendaraan yang sesuai dengan profil dan kebutuhan konsumen.
- Tawarkan kemudahan dengan menyediakan jasa lengkap (bukan hanya sewa unit kendaraan).
- Bekerja sama dengan berbagai pihak, khususnya tempat-tempat yang akan dijadikan destinasi kamping.
- Sediakan variasi destinasi dan durasi liburan agar calon konsumen bisa menyesuaikan bujet.
Diolah dari berbagai sumber

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
