Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Februari 2023 | 01.08 WIB

Perubahan Pola Belanja jadi Tantangan Pengusaha Supermarket

Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Jakarta, Jumat (18/3/2022). Imbas Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran diba - Image

Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Jakarta, Jumat (18/3/2022). Imbas Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran diba

JawaPos.com – Sektor perindustrian ritel kembali mendapat sorotan pasca pengumuman penutupan beberapa gerai ritel modern di sejumlah tempat. Kementerian Perdagangan dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan langkah adaptasi yang harus dilakukan seiring dengan pesatnya perkembangan pasar.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Kasan Muhri mengatakan, terjadi pergeseran pola konsumsi dari offline ke online yang diakselerasi selama pandemi. Masyarakat dapat dengan mudah membandingkan harga barang melalui gawai.

"Biasanya lokapasar menawarkan harga barang yang lebih murah dari ritel offline," ujarnya di Jakarta kemarin (12/2).

Selain itu, pola konsumsi masyarakat cenderung lebih menyukai berbelanja kebutuhan sehari-hari di toko berformat kecil. Sebut saja swalayan atau minimarket yang dekat dengan permukiman.

"Lebih praktis dalam mencari barang tanpa harus mengelilingi area belanja yang luas," tuturnya.

Kasan menambahkan, berdasar data Nielsen, pertumbuhan konsumsi fast moving consumer goods (FMCG) di gerai berukuran besar sudah menunjukkan pergerakan minus sejak sebelum pandemi. Sebaliknya, konsumsi FCMG di gerai berukuran kecil selalu menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi.

Pemerintah sendiri optimistis kinerja ritel modern masih memiliki peluang untuk terus tumbuh pada tahun ini. Hal itu dipengaruhi oleh sentimen berakhirnya pandemi, kestabilan ekonomi nasional, dan dimulainya tahun politik yang diyakini dapat meningkatkan belanja produk di ritel.

"Namun, pelaku usaha diharapkan dapat terus beradaptasi dengan pola konsumsi masyarakat, misalnya memindahkan gerai ke lokasi yang lebih menguntungkan dan juga menyediakan layanan lokapasar," papar Kasan.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey menilai, ritel tidak bisa berubah sewaktu-waktu dan cepat. Sebab, membutuhkan waktu untuk penyesuaian bisnis dengan apa yang dibutuhkan masyarakat.

Sehingga, jika ada salah satu gerai yang dinilai tidak optimal, langkah yang dilakukan pengusaha adalah menutup gerai untuk kemudian me-rebuild atau merelokasi gerai sesuai strategi baru yang dirasa lebih tepat.

Sebagai informasi, perusahaan ritel PT Trans Ritel Indonesia atau Transmart baru-baru ini menutup permanen enam gerai yang sebagian besar berlokasi di Jakarta. Saat ini, Transmart memiliki total 95 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hingga 2022, mereka telah menutup 12 gerai.

Roy juga menilai strategi yang dilakukan Transmart bukan salah, hanya saja belum disesuaikan dengan perilaku konsumen pascapandemi Covid-19. "Jadi, Transmart itu kalaupun ada yang kurang atau tutup dan lain sebagainya, itu bukan bangkrut. Tapi, mereka sedang menata atau merelokasi," ungkapnya.

Roy menambahkan, berdasar informasi yang diterima Aprindo, perusahaan ritel dalam naungan CT Group itu ingin mendesain ulang model bisnis hingga ketersediaan barang atau dalam istilah ritel disebut dengan mix tenant.

"Jadi, yang terjadi di Transmart itu bukan bangkrut, kolaps, ini pernyataan Aprindo. Tapi, mereka sedang melakukan reengineering business plan, reload lagi business map-nya. Kemudian juga merelokasi tempat-tempat dan mengatur strategi baru dengan pendekatan penjualan dengan cara-cara baru," pungkasnya.

---

TREN PERTUMBUHAN INDUSTRI RITEL

Tahun | Pertumbuhan

2019 | 8%

2020 | 3,5%

2021 | 3%

2022 | 3,5%

2023 | 4%*

Ket *: Angka proyeksi

Sumber: Aprindo

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore