Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Desember 2021 | 00.13 WIB

Minat Mahasiswa jadi Startup Builder Tinggi, Program Binaan Dibutuhkan

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan startup terbanyak di dunia. Catatan tersebut berdasarkan data Startup Ranking 2021. Di Asia Tenggara, Indonesia juga dinilai memiliki ekosistem bisnis rintisan alias startup teknologi paling bernilai.

Masyarakat Industri Kreatif TIK atau Digital Indonesia (MIKTI) memandang, antusiasme mendirikan startup sangat terlihat di kalangan anak-anak muda Indonesia, terutama mahasiswa. Pada berbagai ajang pembinaan, kompetisi ide bisnis, maupun penghargaan bagi startup yang baru didirikan selalu ramai diminati peserta.

Ketua Umum MIKTI Andy Zaky mengungkapkan, momentum ini mendasari rancangan sebuah program bernama Startup Merdeka yang sudah berjalan selama satu semester. Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Andy Zaki mengatakan, sebanyak 130 mahasiswa dari 28 Universitas mengikuti program studi independen bersertifikat pada batch pertama. Mereka memiliki 36 ide bisnis, kemudian dibawa ke dalam program yang dirancang untuk memandu mahasiswa membentuk pola pikir serta mempersiapkan pengetahuan dan keterampilan sebagai founder startup ini.

"Kami melihat, tingginya minat kalangan mahasiswa untuk mendirikan startup perlu difasilitasi dengan baik. Inilah yang mendorong MIKTI menggulirkan Startup Merdeka batch pertama. MIKTI berharap melalui program tersebut akan lebih banyak startup founder lahir dari kalangan mahasiswa, yang andal dalam menghadirkan solusi teknologi dan berdampak luas bagi masyarakat," kata Andy Zaky dalam keterangannya yang diterima oleh JawaPos.com, Rabu (22/12).

Selain itu, pihaknya juga meluncurkan buku referensi untuk para penggiat startup yaitu berjudul Startup Tools. Buku ini merangkum berbagai jenis perangkat atau kerangka kerja yang dapat dijadikan rujukan oleh praktisi baik yang bergerak di bisnis startup maupun di bisnis lainnya secara umum, serta program inkubasi startup dan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.

"Banyaknya antusiasme masyarakat untuk mendirikan startup memerlukan sebuah referensi yang bisa dijadikan panduan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore