
Ilustrasi Gerai Matahari Debt Store. Salah satu peritel terbesar di Indonesia memutuskan menutup semenara gerainya seiring dengan semakin masifnya wabah Covid-19. JawaPso.com
JawaPos.com - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) memutuskan untuk menutup sejumlah gerai yang dinilai tidak memberikan keuntungan. Jumlah gerai yang semula 153 unit akan dikurangi bertahap hingga akhir tahun ini menjadi 147 gerai.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/11), adapun gerai-gerai yang ditutup yaitu 4 di Jawa, 1 di Bali, dan 1 di Sulawesi. Perusahaan pun memutuskan untuk tidak menambah gerai pada kuartal IV 2020 dan kuartal I 2021.
Dari 147 toko yang masih dipertahankan, 23 diantaranya sedang dalam pantauan untuk peningkatan kinerja. Toko-toko yang tidak disebutkan ada di mana saja itu sedang dipantau, ditinjau, dan didiskusikan.
Selain itu, Matahari juga tengah melangsungkan negosiasi dengan pemilik gedung mengenai biaya sewa gerai agar bisa lebih murah. Saat ini perusahaan juga sedang mencari peluang membuka toko secara selektif ataupun merenovasi toko yang ada untuk mendorong produktivitas.
Di sisi lain, Matahari juga perlu berinvestasi untuk menggantikan infrastruktur yang sudah tua. Mengutip laporan keuangannya, sejak Januari hingga September 2020, perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 617 miliar.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, kinerja keuangan perseroan anjlok hingga 152 persen dari yang sebelumnya untung Rp 1,18 triliun.
Adapun penjualan kotor sepanjang 9 bulan pertama tahun ini sebesar Rp 5,8 triliun. Angka itu turun 57,6 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 13,8 triliun. Sementara pendapatan bersih pun demikian, merosot sebesar 57,5 persen menjadi Rp 3,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu.
https://www.youtube.com/watch?v=nRG8UOXzfQ4

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
