Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2020 | 20.26 WIB

Lippo Karawaci akan Jual Lippo Mall Puri Rp 3,5 Triliun

Petugas keamanan saat apel jaga di pusat perbelanjaan Lippo Mall Puri, Jakarta, Senin (15/6/2020). Pemprov DKI Jakarta pada minggu ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi membuka kembali operasional 80 pusat perbelanjaan atau mal - Image

Petugas keamanan saat apel jaga di pusat perbelanjaan Lippo Mall Puri, Jakarta, Senin (15/6/2020). Pemprov DKI Jakarta pada minggu ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi membuka kembali operasional 80 pusat perbelanjaan atau mal

JawaPos.com - Perusahaan pengembang PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), melalui anak usahanya, PT Mandiri Cipta Gemilang (MCG), berencana menjual Lippo Mall Puri senilai Rp 3,5 triliun. Lippo Mall Puri akan dijual ke pihak yang masih terafiliasi dengan MCG, yaitu kepada PT Puri Bintang Terang (PBT).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/8), adapun aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari strategi asset light yang dijalankan perseroan dan dilakukan untuk meningkatkan likuiditas Perseroan. Kemudian, hasil yang diterima oleh perseroan dari transaksi tersebut nantinya akan digunakan antara lain untuk pembiayaan kegiatan operasional Perseroan.

Untuk memuluskan rencana tersebut perusahaan telah menyiapkan sejumlah skema untuk mengalihkan kepemilikan Lippo Mall Puri. Pertama, perseroan akan memberikan pendanaan kepada salah satu anak usaha, Bridgewater International Ltd, baik dalam bentuk modal ataupun pinjaman antar perusahaan senilai SGD 280 juta.

Tujuannya, untuk memenuhi keperluan Bridgewater mengambil bagian atas unit-unit penyertaan yang akan diterbitkan oleh Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) dalam rencana pengambil bagian Rights Issue Porsi Bridgewater.

Bridgewater juga ditetapkan sebagai standby buyer dalam upaya rights issue Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT). Artinya, apabila tidak ada partisipasi publik dalam Rights Issue LMIRT, maka Bridgewater akan menjamin sepenuhnya baik underwrite maupun sub-underwrite.

Untuk menambah modal pembelian, LMIRT juga berencana mencari pinjaman dari perbankan. Target dana yang diharapkan dari upaya ini adalah senilai SGD 120 juta. Dana yang didapat LMIRT kemudian akan diberikan ke anak usaha LPKR lainnya, Binjaimall Holdings Pte. Ltd., yang nantinya disetorkan ke PBT untuk membayar harga jual beli kepada penjual dalam hal ini MCG, yang merupakan anak usaha LPKR.

Mandiri Cipta Gemilang (MCG) juga akan memberikan vendor financing kepada Binjaimall Holding sebesar 40 juta dolar Singapura.

Selain menjual propertinya, MCG juga wajib memberikan dukungan kepada PBT, salah satunya dengan wajib menyewa bagian tertentu dari properti (uncommited space) dari PBT. MCG juga wajib membayar bunga tunggakan kepada PBT apabila MCG terlambat untuk membayar biaya sewa.

Para pihak sepakat untuk menyelesaikan transaksi ini dalam waktu paling lambat 31 Maret 2021 atau tanggal lain yang disetujui secara tertulis oleh para pihak.

https://www.youtube.com/watch?v=Cb_Ve6IJlmk

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore