
Pesawat Citilink (Jawa Pos Photo)
JawaPos.com–Citilink menyatakan seluruh operasionalnya telah memenuhi tanggung jawab dengan melaksanakan kewajiban berdasar Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain itu, dalam setiap operasional penerbangan Citilink selalu menjalankan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 13 Tahun 2020.
VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Resty Kusandarina menjelaskan, Citilink telah berupaya melakukan kewajiban dan tanggung jawab untuk memastikan terpenuhinya persyaratan dokumen kesehatan penumpang. Termasuk adanya dokumen hasil tes polymerase chain reaction (PCR) atau rapid test untuk diperiksa lebih lanjut oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai syarat penumpang mendapatkan persetujuan terbang.
Resty menyatakan, pemberitaan yang menyebut terdapat dua penumpang yang reaktif kurang tepat. Menurut dia, hanya satu penumpang yang merupakan penumpang Citilink tujuan Pontianak. ”Hanya satu. Sedangkan yang lain bukan penumpang Citilink,” kata Resty.
Dia menyampaikan, pada saat keberangkatan dari Surabaya, penumpang Citilink tersebut telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ”Saat ini, berdasar informasi yang kami terima dari otoritas setempat telah dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu swab test dan masih menunggu hasil dari tes tersebut,” ujar Resty.
Resty menambahkan, saat ini, Citilink bersama dengan regulator dan KKP setempat, terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak pemda untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait hal ini.
”Citilink senantiasa mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjunjung tinggi penerapan protokol kesehatan dalam setiap operasional penerbangan, termasuk melakukan desinfeksi kepada seluruh pesawat secara rutin setiap hari setelah pesawat selesai beroperasi serta penggunaan filter HEPA (High Efficiency Particulate Arrestor) di seluruh pesawat untuk menyaring debu serta berbagai bahan pencemar udara, termasuk virus dan bakteri,” ujar Resty.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=nj7NuOsEWf8
https://www.youtube.com/watch?v=HFeYFmQLXrA
https://www.youtube.com/watch?v=GYYJMr-RaRo

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
