
Dini Aryani Criddle, pemilik Tanamera Coffee Roastery
JawaPos.com - Tanamera Coffee Roastery terus berekspansi dalam memasarkan sejumlah produk kopi lokal yang dikembangkannya. Sukses membangun outlet kopi di sejumlah kota, Tanamera menjalin kerja sama dengan platform belanja online Shopee.
"Potensinya cukup besar. Meski baru berjalan sekitar dua bulan, transaksi belanja online lewat Shopee terus tumbuh," ujar Dini Aryani Criddle, pemilik Tanamera Coffee Roastery saat ditemui di sela acara World Conference on Creative Economi 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11).
Memulai bisnis pengolahan biji kopi lokal pada 2013, Tanamera kini terus mengembangkan puluhan jenis kopi lokal dengan merk sendiri. Dini menyebut usaha mengembangkan mengolahan kopi Indonesia dilatarbelakangi keprihatinan karena kopi Indonesia selama ini hanya jadi barang mentah yang dijual ke luar negeri.
"Selama ini kita hanya produksi green bean dan mengekspornya ke luar. Setelah itu, kopi itu masuk lagi ke dalam negeri dengan packing dan brand luar," katanya.
Kesabaran dan keuletan mengembangkan kopi lokal membuahkan hasil. Tidak main-main, hingga kini Tanamera telah menggaet sekitar 44 award dari berbagai festival kopi dunia. Diantaranya, 4 penghargaan dari ajang Melbourne International Coffee Expo (MICE, 2016, sebagain Juara Internasional Roaster.
Untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, Tanamera Coffee terjun langsung melakukan pembinaan terhadap petani kopi di sejumlah daerah. "Kita harus memastikan kopi yang kita beli benar-benar punya kualitas yang bagus," katanya.
Ia mencontohkan petani kopi Kintamani di Bali yang awalnya hanya menghasilkan 2 ton, kini telah melonjak menjadi 20 ton per hektare dan akan naik lagi menjadi 30 ton per hektare.
Kini,Tanamera telah menjalin kerja sama dengan 12 kelompok tani kopi di sejumlah daerah. Diantaranya, Kintamani, Flores, Gayo, Solok, Toraja, Ijen dan sejumlah jenis kopi lainnya. "Saat ini kita ada 17 single origin dan 5 jenis campuran," katanya.
Saat ini, Tanamera mengelola 9 outlet kopi yang tersebar di Jakarta, Makasar, Jogjakarta, dan Bali. "Kita akan tambah 3 lagi sehingga akhir tahun menjadi 12 outlet. Tahun depan, sekitar Maret 2019 kita akan buka outlet Tanamera di Singapura," pungkas Dini.
Ditemui di tempat yang sama, Radityo Triatmojo, Head of Government Relation PT Shopee International Indonesia, pemilik platform belanja online Shopee mengaku respons pasar cukup bagus untuk penjualan kopi di Shopee.
"Respons konsumen cukup bagus untuk produk kopi baik bubuk maupun biji. Tanamera adalah salah satu seller terbesar untuk produk kopi di Shopee," katanya.
Menurutnya, meski penjualan kopi produk Tanamera baru berjalan sekitar dua bulan, respons konsumen cukup bagus. "Kita melihat penjualan kopi lewat Shopee cukup besar potensi pasarnya," pungkas Radityo.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
