
Ilustrasi helm pengmudi Go-Jek
JawaPos.com - Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mencatat penghasilan pengemudi transportasi berbasis aplikasi melebihi pendapatan rata-rata upah minimum kabupaten/kota di sembilan wilayah. Survei yang dilakukan di Jabodetabek, Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Bandung, dan sejumlah kota besar lainnya melebihi rata-rata upah mininum yakni Rp 2,8 juta per bulan.
Riset LD FEB UI juga mengungkapkan bahwa 90 persen mitra pengemudi Go-Jek merasa kualitas hidupnya jauh lebih baik setelah bergabung dengan perusahaan transportasi berbasis aplikasi ini. Riset itu juga menyebutkan pendapatan pengemudi ojek online Go-Jek juga meningkat 44 persen setelah bergabung dengan perusahaan ini.
Salah satunya, diungkapkan Hermawan yang mampu menyelesaikan kuliah dengan bekerja sampingan sebagai pengemudi Go-Jek. Ia mampu membiayai kuliahnya sendiri. Lebih dari sekadar kuliah, raihan nilai pun bisa memenuhi target diharapkan. Pria kelahiran Jombang, 28 tahun silam itu bisa melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka (UT), Surabaya, Jawa Timur. Cita-cita yang akhirnya dia wujudkan secara mandiri.
”Sekarang saya memasuki semester IV di Universitas Terbuka. Nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) saya 3,0 di semester III,” ucap Hermawansyah.
Bisa kuliah setelah ada penghasilan dari menjadi mitra driver Go-Jek, Hermawan mengungkapkan, penghasilannya sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per hari. ”Saya kerja 25 hari, jadi rata-rata pendapatan saya dari Go-Jek dalam sebulan itu sekitar Rp 9 juta,” paparnya.
Pendapatan sebesar itu tentu saja diraih dengan ketekunan dan kerja keras. Hermawan bercerita, pendapatan sebesar itu diperoleh dari 17 sampai 23 pesanan (order) per hari. Mayoritas orderan sekitar 80 persen dari layanan Go-Ride. Sisanya dikontribusikan dari pemesanan Go-Food, Go-Send, atau Go-Mart.
Dalam bekerja, ayah dua anak itu merantau dari Jombang ke Surabaya dengan mengutamakan prinsip kejujuran. Atas dedikasinya, Hermawan diajak bergabung untuk menyosialisasikan penghapusan order tuyul. "Saya sejak April tahun ini diajak Go-Jek untuk menyosialisasikan penghapusan order tuyul (order fiktif) ke komunitas Go-Jek," kata dia.
Hermawan memberikan bukti sebagai mitra pengemudi yang taat aturan dan produktif. Ia pada Juni 2017 didapuk penghargaan Driver of The Month dan mendapatkan predikat bintang 5 lantaran mempromosikan keuntungan menggunakan Go-Pay kepada konsumen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
