
Ilustrasi
JawaPos.com - PT Perkebunan Nusantara XI menggaet sejumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menjalin kerja sama dan memberikan ruang gerak lebih luas untuk mengembangkan skala usahanya.
Kepala Divisi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan serta Corporate Social Responsibility PTPN XI Sugiarti mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan bisa bermitra dengan sedikitnya 20 UKM. Sebelumnya, pada 2017, ada 20 pelaku usaha yang menjadi mitra.
”Secara umum, trennya tiap tahun meningkat. Pada tahun-tahun sebelumnya, hanya 10 UKM yang bergabung jadi mitra,” jelasnya seperti dikutip Jawa Pos, Rabu (24/1).
Secara akumulasi, PTPN XI memiliki mitra sebanyak 200 UKM. Di antaranya, bergerak di bidang kuliner, fashion, dan kerajinan. Untuk menggaet lebih banyak mitra, pihaknya gencar melakukan sosialisasi di seluruh wilayah kerja yang tersebar di Jatim.
”Kami maksimalkan unit-unit yang ada. Di antaranya, pabrik gula, pabrik spiritus dan alkohol, serta pabrik karung plastik,” tutur Sugiarti.
UKM yang bisa bergabung menjadi mitra terutama yang belum layak mendapatkan pembiayaan dari perbankan (bankable). ”Makanya, ketika jadi mitra, kami dorong mereka untuk mengembangkan usahanya. Supaya naik kelas dan bisa mengakses KUR maupun kredit komersial dari bank,” jelasnya.
Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui pelatihan. UKM didorong untuk menempuh strategi pemasaran baru dengan berjualan melalui e-commerce. ”Ada sebagian yang sudah jualan online, tapi paling banter melalui media sosial. Belum banyak yang masuk ke marketplace,” paparnya.
Beberapa persyaratan untuk mendaftar menjadi mitra, antara lain, memiliki omzet maksimal Rp 2,5 miliar per tahun dengan lama usaha minimal enam bulan. ”Sebagian besar mitra kami mengajukan pinjaman Rp 10 juta–Rp 50 juta meski dalam SK menteri pertanian bisa membiayai hingga Rp 200 juta,” jelasnya. Tenor atau masa pengembalian maksimal tiga tahun.
Selain UKM, sebagian besar mitra binaan berasal dari sektor pertanian. Yakni, petani tebu yang jumlahnya mencapai 3.000 orang. Juga ada sektor usaha lain seperti perikanan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
